Di balik tekstur dan aromanya yang terlihat menjijikkan itu, ternyata Natto memiliki segudang kandungan nutrisi yang luar biasa bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Masyarakat Korea Selatan memiliki sebuah kebiasaan berkunjung ke sebuah kafe untuk menyantap makanan pencuci mulut setelah selesai dengan hidangan utama mereka, hingga pada akhirnya fenomena ini menginspirasi lahirnya Dosirak Cake atau biasa kita sebut Bento Cake
Tahukah kamu, camilan tradisional masyarakat Tionghoa yang dikenal dengan nama kue bulan ini memiliki rasa yang manis namun memiliki cerita legenda yang pahit? Yuk simak tulisan berikut ini!
Selain nongkrong di mall atau kafe, pasar kaget Binjai juga merupakan tempat yang wajib dikunjungi para pemburu kuliner malam lho!
Di era pandemi ini semakin banyak kuliner unik yang viral seperti croffle. Apakah sobat Pijar sudah pernah mendengar camilan yang satu ini? Kalau belum yuk simak bareng-bareng.
Berbicara soal kopi, pastinya sudah tidak asing lagi dengan kopi luwak di kalangan masyarakat Indonsesia serta rasa dan proses pembuatannya yang unik.
Akhir-akhir ini sedang ramai di platform media sosial Tiktok sebuah jenis camilan yang berbahan dasar acar bawang jenis bawang putih. Namun, apakah mengonsumsu acar bawang dipastikan baik untuk kesehatan?
Suku Simalungun dikenal sebagai salah satu suku yang memiliki beragam jenis makanan khas dan kuliner tradisional. Kulinernya sangat beragam dan seringkali dihidangkan di berbagai prosesi adat.
Jamur truffle juga dikenal sebagai santapan “anak sultan”. Ternyata di balik ungkapan itu, jamur ini juga memiliki banyak manfaat.
Sobat Pijar masih ingat tidak dengan kasus yang merundung seorang anak bernama Rizal yang menjual jalangkote di Sulawesi? Hal ini menarik perhatian serta simpati banyak orang. Selain bersimpati terhadap hal yang menimpanya, banyak orang penasaran dengan gorengan yang dijual oleh Rizal. Lantas, seperti apa panganan jalangkote itu?
Jalangkote merupakan kuliner khas Makassar yang bisa disebut sebagai jajanan “legend”. Namanya sendiri berasal dari kata “jalang” yang berarti jalan dan “kote” yang berarti berkotek-kotek atau berteriak. Dinamakan jalangkote karena sejarahnya jajanan ini dijual oleh anak-anak yang berkeliling sembari berteriak. Dilansir dari berbagai sumber, jajanan ini sudah ditetapkan sebagai top 10 kuliner khas kota Makassar oleh pemerintah setempat.
