Anggi Yessika Situmorang

Pijar, Medan. Tak hanya di kafe atau mall, nongkrong yang asyik juga bisa didapatkan di pasar. Ya, pasar! Bukan pasar tradisional, melainkan pasar kaget yang berlokasi di Jalan Jendral Ahmad Yani no. 172, Pekan Binjai, Binjai Kota, Sumatera Utara.

Sebutan “pasar kaget” umumnya ditujukan untuk jenis pasar yang kegiatan operasinya pada saat tertentu saja, serta tidak berdagang di bangunan yang permanen (bersifat bongkar pasang). Sejalan dengan itu, Pasar Kaget Binjai beroperasi hanya beberapa jam saja. Buka setiap hari, mulai dari pukul 18.00-00.00 WIB. Bahkan, tidak sedikit juga yang masih berjualan hingga pukul 04.00 WIB.

Sudah lebih dari 20 tahun, sepanjang Jalan Ahmad Yani ini menjadi surganya wisata kuliner dan telah menjadi ikon Kota Binjai sebagai pusat kuliner di malam hari. Terlebih lagi, lokasinya yang cukup strategis karena berada tepat di tengah-tengah Kota Binjai, sehingga tidak sulit bagi pendatang untuk menemukannya.

Pasar ini menawarkan segala jenis makanan yang bisa kita eksplorasi, mulai dari makanan Indonesia, Cina, dan India. Tak hanya itu, pasar kaget juga menyuguhkan jajanan lainnya yang dapat membuat pengunjungnya sampai lupa waktu.

Mengingat kulinernya yang sangat bervariasi, tentu ada menu yang patut untuk dicoba jika berkunjung ke pasar ini. Menu andalannya adalah martabak mesir, kerang rebus, mi rebus yang super lezat, dan yang paling menggelitik adalah kodok hijau gorengnya.

Kerang rebus, salah satu menu andalan yang enak dan murah di Pasar Kaget Binjai (Fotografer : Anggi Yessika Situmorang)

Daya tarik lain dari pasar ini tampak saat hadirnya musisi jalanan atau pengamen yang menghibur pengunjung dengan suara emasnya, diikuti petikan gitar yang merdu. Bak nongkrong sambil mendengarkan live music di kafe kekinian.

Satu-satunya yang menjadi kekurangannya karena berada di pinggir jalan, sehingga kendaraan seperti mobil dan sepeda motor berlalu-lalang tepat di dekat bangku dan meja pengunjung.  Tak jarang juga menyebabkan kemacetan kecil menjelang matahari tenggelam. Polusi dari asap knalpot kendaraan pun rasanya seperti bercampur dengan makanan dan minuman kita.

Pada hari kerja, pengunjung pasar kaget ini tidak begitu ramai. Namun, saat menjelang akhir pekan atau saat libur hari besar, suasananya akan sangat ramai. Pasar ini biasanya didominasi oleh anak-anak muda yang datang untuk melepas penat atau sekadar nongkrong dengan teman. Tak hanya warga Binjai, warga Medan pun sering berkunjung untuk menikmati kuliner di pasar ini.

Reza Natanael, salah satu pengunjung, mengaku sangat senang dengan Pasar Kaget Binjai. “Bisa dibilang, sebulan sekali saya pasti datang ke tempat ini. Selain suasananya enak, harga terjangkau, rasanya pun mantap,” ungkapnya.

Bagaimana Sobat Pijar? Tertarikkah mengunjungi pasar kaget ini? Tidak perlu risau masalah kantong, karena harga yang ditawarkan benar-benar terjangkau, lho!

(Redaktur Tulisan: Laura Nadapdap)

Leave a comment