Di kawasan Jalan Dr. Mansyur yang nyaris tidak pernah benar-benar sepi, mahasiswa datang dan pergi membawa ritme yang sama setiap harinya. Pagi dipenuhi orang bergegas menuju kampus, sementara sore hingga malam berubah menjadi waktu mencari tempat singgah.
Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan ragam kuliner dengan cita rasa yang beragam, mulai dari manis, pedas, hingga gurih. Salah satu kuliner yang cukup populer di masyarakat adalah Cuanki, hidangan khas Bandung yang dikenal dengan kuah gurih hangat serta beragam isian seperti bakso, siomay, dan tahu kering.
Di sebuah kawasan tepatnya pada jalan Sei Besitang No.24/31, terdapat sebuah kafe sederhana yang perlahan menjadi tempat pulang bagi banyak orang. Tempat ini bukan sekadar tempat makan atau ngopi saja, melainkan kafe ini hadir untuk memberi ruang jeda di mana orang-orang bisa bernapas lebih pelan di sela padatnya aktivitas.
Kamu butuh tempat nongkrong yang nyaman untuk bersantai atau menyelesaikan tugas dan pekerjaan? 25 Society bisa menjadi pilihan untuk dikunjungi.
Di tengah deretan hidangan mewah dalam jamuan makan Tionghoa, ada satu sajian yang hampir selalu hadir lebih dulu di meja makan. Namanya Leng Pua atau Leng Poa, sebutan yang cukup familiar di kalangan masyarakat Tionghoa Medan. Meski sering dianggap sekadar makanan pembuka, Leng Pua sebenarnya memiliki banyak keunikan, mulai dari cara penyajian, isi hidangan, hingga filosofi di baliknya.
Kota Medan memang tidak pernah kehabisan tempat untuk menikmati waktu senggang. Di tengah ramainya pilihan kafe, Qinara Coffee House hadir sebagai salah satu tempat (spot) nongkrong yang menawarkan suasana hangat dan tenang, serta jauh dari hiruk-pikuk pusat kota.
Apa kamu masih sering melihat Kipang dijual di lampu merah? Selain di lampu merah, Kipang bisa ditemukan di toko oleh-oleh, pasar tradisional, dan acara adat serta keluarga. Jajanan tradisional khas Sumatra Barat ini secara simbolis merupakan elemen penting dalam tradisi “manjalang” (berkunjung) di Minangkabau. Tradisi ini melambangkan penghormatan terhadap menantu laki-laki (Urang Samando) sebagai tamu yang paling dihormati atau “raja” dalam keluarga besar istrinya.
Di tengah kawasan Kesawan yang dikenal sebagai salah satu titik bersejarah di Kota Medan, hadir sebuah tempat makan yang ikut meramaikan kawasan tersebut. Nama tempatnya adalah Dimsum Warisan, berlokasi di Jl. Kumango No. 57, Kesawan, Kec. Medan Baru.
Indonesia merupakan negara yang dianugerahi kekayaan kuliner luar biasa. Setiap daerah memiliki cara tersendiri dalam mengolah hasil buminya, sehingga menciptakan ragam hidangan tradisional yang menjadi identitas budaya lokal. Salah satu kudapan yang paling populer dan dapat ditemukan di hampir seluruh penjuru Nusantara adalah rujak. Hidangan ini menjadi representasi kreativitas masyarakat dalam memadukan kesegaran buah-buahan dengan kekuatan bumbu rempah yang menjadi ciri khas Indonesia.
Di tengah padatnya aktivitas kota, Sarang Kopi menjadi salah satu tempat nongkrong yang menawarkan suasana nyaman. Berlokasi di Jalan Darussalam No. 1A, Sei Sikambing D, Kecamatan Medan Petisah, cafe ini mudah dijangkau dan menjadi pilihan bagi banyak orang untuk melepas penat.
