meronanya mereka pada januari dan juni
“Eh, maaf, aku nggak sengaja.”
Ucap seorang pria yang mengenakan kemeja putih dan celana cokelat. Sebuah gadget tergenggam di tangannya.
“Oh, iya. Nggak apa-apa, kok.”
Aku menjawab sambil menatapnya dengan takjub. Bagaimana tidak? Pria yang baru saja bertabrakan denganku itu benar-benar tipeku.
Hits: 34Fadhilah Safa Salsabila Desky Semakin lama kulangkahkan kaki ini, semakin jalanku kehilangan arah, hingga kakiku lebam menempuh perjalanan,…
Hits: 36Theodora Stephanie Tak semua yang turun-temurun datang sebagai doa. Ada yang menjelma sunyi, menetap di sela pertumbuhan,…
Hits: 38Hetno Daniaty Br Singarimbun Setelah makan malam selesai, Alan langsung segera bergegas untuk melanjutkan hafalan pelajaran sejarahnya karena besok…
Haruskah kehilangan untuk kesekian kalinya?
Bolehkah meminta serakah?
Hits: 31Tasya Hapsari Di kota biasa yang penuh kemacetan dan hujan, tiga orang asing tiba-tiba mendapatkan kemampuan aneh setelah selamat…
Hits: 41Siti Farrah Aini “Atas nama, Dwinada,” seru seorang barista dengan kepala yang menyembul dari bilik bertanda “deliver”. Aku beranjak…
Hits: 35Siti Farrah Aini “Duluan, ya, Dam,” pamit Satria sembari menepuk bahu Adam, teman dekatnya di kantor. Lelaki berusia 28…
Hits: 37Lainatus Syifa Hasibuan Cerpen ini bercerita tentang seseorang yang harus merelakan mimpinya sebagai atlet renang dan menemukan tujuan hidup…
