Di tengah derasnya arus musik modern yang serba cepat, kadang sebuah lagu lama justru terasa lebih menenangkan dan menjadi jalan pulang. Salah satunya adalah lagu “Love Is All That Matters” dari Eric Carmen.
Melalui buku The Mountain Is You, Brianna Wiest menawarkan sudut pandang yang berbeda dari banyak buku motivasi pada umumnya. Ia memulai dari premis yang cukup sederhana, tetapi tidak selalu nyaman untuk diakui, yaitu hambatan terbesar dalam hidup sering kali bukan berasal dari keadaan di luar diri kita, melainkan dari pola yang kita pertahankan sendiri tanpa sadar.
Tidak semua suara perlu terdengar keras untuk dapat menyentuh hati. Terkadang, justru bisikan kecil yang mampu meninggalkan kesan mendalam.
Di tengah derasnya arus lagu pop yang silih berganti, “Masa Ini, Nanti, dan Masa Indah Lainnya” hadir memikat banyak pendengar dengan cara yang tenang, tetapipenuh makna di setiap baitnya. Lagu yang dinyanyikan dan ditulis oleh Nuca, penyanyi muda jebolan ajang pencarian bakat, menawarkan narasi cinta dari sudut pandang yang tulus tentang menemukan jawaban doa berupa seseorang yang dianggap sebagai pemilik masa kini dan masa depan.
Di Tanah lada bukan hanya metafora tentang “kepedasan” hidup. Namun, sebutan ini juga bermakna tentang kekuatan seorang anak yang berusaha tetap memahami dunia, walaupun tidak selalu ramah.
Dalam beberapa tahun terakhir, industri musik Indonesia menyaksikan pergeseran fokus yang signifikan, ditandai dengan menguatnya popularitas lagu-lagu dari wilayah Timur Nusantara. Fenomena ini adalah pengakuan terhadap identitas musikal yang selama ini kurang terwakili di panggung utama. Musik dari Sulawesi, Papua, Maluku, hingga Nusa Tenggara Timur kini meramaikan daftar putar masyarakat secara nasional.
Runtutan kejadian kasus pembunuhan adalah salah satu misteri yang sulit untuk diungkap. Tragedi seperti ini menghantui masyarakat dengan berbagai petunjuk yang membawa ke petunjuk lainnya, sehingga menyita perhatian dari seorang kartunis di media surat kabar dan berhasrat untuk mengungkap kasus tersebut. Hal tersebut disajikan di film Zodiac yang dirilis pada tahun 2007.
Meskipun telah berpacaran selama bertahun-tahun, belum tentu pasangan tersebut akan menjadi jodoh kita. Neck Deep berhasil membuat suatu lagu yang menceritakan kisah sedih ini, di mana seorang yang dicintai selingkuh dengan lelaki lain dalam lagunya yang berjudul “December”.
Di tengah kesibukan kota yang serba cepat, banyak orang merasa kehilangan kendali atas ruang sosialnya, dan di situlah The Principles of Power menemukan relevansinya. Buku karya Dion Yulianto ini hadir seperti teman ngobrol yang pelan tapi tegas, mengajak pembaca berhenti sejenak untuk memahami bagaimana pengaruh sebenarnya bekerja. Dengan 33 prinsip yang lugas, Dion membuka ruang bagi pembaca untuk merenungkan kembali cara mereka dilihat, didengar, dan dihargai.
Bagaimana rasanya jika hidupmu yang berharga dan penuh warna harus runtuh dalam seketika? Hidup yang hanya menjadi permainan bagi orang yang berkuasa? Harus menjalani hidup dengan menanggung kesalahan orang lain dikala diri kita tidak melakukan apa pun? Film dengan cerita kehidupan seperti itu bisa kamu tonton melalui serial terbaru, berjudul The Manipulated.
