Melesatnya perkembangan media sosial yang tak hanya sekadar fitur video biasa. Kini telah hadir media sosial yang tengah digandrungi, yakni Ome Tv. Aplikasi tersebut berbasis video percakapan yang memungkinkan penggunanya untuk bertemu dan berkenalan dengan orang asing dari segala penjuru dunia. Sehingga tak jarang kita menemui orang secara acak dari berbagai macam latar belakang hidup, budaya, hingga bahasa.
Yoasobi merupakan band atau grup musik asal Jepang yang terdiri dari produser musik Vocaloid, Ayase dan Ikura sebagai vokalisnya.
Siapa yang tidak mengenal Awkarin? Sosok kontroversial di dunia maya yang selalu menjadi perbincangan khalayak. Karin Novilda Sulaiman, atau yang lebih akrab dengan panggilan Awkarin. Merupakan selebgram kelahiran Jakarta, 29 November 1997. Populer dengan citra awal yang buruk, Karin berusaha mengubahnya dan voila! Secara perlahan ia berhasil mengubah citra buruknya di masyarakat menjadi lebih baik melalui unggahan yang bermanfaat di akun media sosialnya.
Mungkin kita sudah tidak asing lagi dengan nama Martha Tilaar. Seorang perempuan mandiri dan sosok pemimpin yang dapat memberdayakan masyarakat. Perempuan ini sangat dikenal berkat keberhasilannya dalam mendirikan PT. Martino Berto Tbk, sebuah perusahaan kecantikan ternama dengan produknya yang dikenal sebagai Sariayu Martha Tilaar.
Anak pertama dari tiga bersaudara ini lahir dengan nama Martha Handana di Gombong, Kebumen, Jawa Tengah, 4 September 1937. Martha Tilaar merupakan salah satu pengusaha Indonesia yang bergerak di bidang kosmetik dan jamu tradisional Indonesia dengan merek dagang Sariayu yang menggunakan bahan-bahan dari alam Indonesia.
Wanita yang akrab disapa Sherly ini kerap kali menjadi sorotan. Ia sempat menjadi trending topic di mesin pencarian Google ketika Sherly menghadiri program televisi Indonesian Lawyer Club (ILC). Sejak saat itu, nama Sherly semakin dikenal atas keberaniannya mengkritisi kebijakan pemerintah. Netizen mengganggap sosok Sherly sebagai wanita yang tangguh karena ia sangat vokal dalam mengomentari rencana Presiden Joko Widodo mengenai pemindahan ibu kota ke Pulau Kalimantan.
Tak banyak yang tahu. Selain menjadi tiktokers, Bu Ira juga memiliki situs web yang bernama Sobatmu.com. Situs web ini sudah dikembangkan sejak tahun 2015 yang digunakan sebagai media konsultasi bagi para remaja. Sobatmu.com ini merupakan hasil penelitiannya bersama Drs. Pramono Benyamin, M.Pd. Situs ini dapat diakses oleh siapa pun. Bu Ira juga pernah membuat jurnal yang diberi judul “Media Konsultasi Online sebagai Alternatif Upaya Penanganan Masalah Remaja”. Di dalam jurnalnya, beliau membahas betapa pentingnya media konsultasi online ini bagi remaja. Di dalam jurnal yang terbit pada tahun 2015 silam, beliau juga banyak menyinggung situs web yang telah dibuatnya ini.
Mimpi itu gratis. Bermimpilah segila mungkin. Suatu saat, mimpi akan menjadi waras. Jangan pernah menyerah. Gagal? Coba lagi. Manusia harus memiliki totalitas dalam mengejar mimpinya. Itulah sebuah ungkapan yang disampaikan Habib Al Kahfi Nasution, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara angkatan 2017.
Terlahir berbeda dan dipandang sebelah mata merupakan ungkapan yang dirasakan oleh manusia yang memiliki keterbatasan baik secara fisik maupun mental. Mereka kerap dicap sebagai manusia ‘lemah’ dan ‘tak berdaya’ yang akhirnya menjadi pembatas bagi mereka untuk mencari pekerjaan. Namun, stigma tersebut berhasil ditepis oleh Angkie Yudistia. Ia membuktikan bahwa kekurangan yang dimiliki tidak menghalangi dirinya untuk terus menggapai cita-cita. Angkie berhasil menjadi salah satu dari milenial tanah air yang terpilih sebagai Staf Khusus Presiden.
Almarhum Gus Dur pernah mengungkapkan, bahwa di dunia ini polisi jujur itu hanya polisi tidur, patung polisi, dan Jenderal Hoegeng saja. Selebihnya sama semua. Bukan tak jujur, hanya saja belum bisa sesempurna ketiga polisi tadi.
Jenderal itu bernama Hoegeng. Si polisi jujur tadi. Nama lengkapnya Hoegeng Iman Santoso. Ia dinobatkan oleh publik gelar tak resmi sebagai polisi anti suap. Ketika ditugaskan di Medan, ulah polisi yang satu ini sering membuat para tikus kocar-kacir ke sana kemari.
Tercatat dalam sejarah hingga saat ini, hanya ada tujuh Presiden Republik Indonesia walau usia telah beranjak 75 Tahun. Ketujuh Presiden tersebut diakui secara resmi oleh negara serta masyarakat Indonesia atas masa kepemimpinannya yang panjang. Akan tetapi, sebenarnya sejarah telah mengabaikan beberapa catatan penting mengenai dua sosok “Presiden” Indonesia yang sempat hadir saat kondisi Indonesia sedang kemelut kemerdekaan. Siapakah mereka?
