Wanita berkacamata dengan paras yang cantik ini terlihat seperti wanita pada umumnya. Namun siapa sangka, di balik keanggunannya, ia memiliki hati yang mulia dan semangat yang patut dibanggakan. Begitulah sosok Faradila Umaya Nasution, wanita muda pejuang pendidikan. Ia pendiri Biru Langit Education, sebuah komunitas yang bergerak pada pengembangan dan pelatihan pendidikan non-formal untuk anak-anak serta pemuda di Sumatera Utara, khususnya bagi mereka yang putus sekolah.
Fiksi ilmiah atau Science Fiction merupakan salah satu genre film yang jarang sekali disentuh oleh Produser atau Sutradara tanah air. Selain budget yang tinggi, nyatanya penonton tidak sesuai dengan ekspektasi menjadi salah satu alasan para produser untuk tidak lagi ingin menyentuh genre ini . Tetapi, itu tidak menghentikan langkah Yusron Fuadi untuk bisa berkarya di genre Sci-fi.
“Hidup itu kayak nonton bioskop, kalau kau telat maka film diputar tanpa kau. Artinya, dunia berubah begitu cepat tanpa menunggu kau siap atau tidak siap” – Mhd. Handika Surbakti
Merayakan Kehilangan, The Book of Almost, Kudasai, This is Why I Need You, serta Museum of Broken Heart merupakan hasil karya-karya dari Brian Khrisna, sosok humoris nan supel yang mengawali perjalanannya dalam dunia tulis menulis lewat keinginannya berbagi cerita dan rasa melalui platform tumblr di tahun 2010, dan terus berkembang hingga sekarang.
Siapa sangka jika lewat hobi yang ditekuni kelak menjadi sebuah profesi yang dijalani? Begitulah cerita Rizka Gusti Anggraini Sitanggang dimulai. Perempuan muda bertubuh tinggi kelahiran Medan, 5 Januari 1997 ini kerap kali menorehkan prestasi sebagai buah dari hobinya, yaitu menulis.
Seorang Albert Einstein pernah berkata bahwa tidak ada gunanya untuk menjadi manusia yang berhasil. Tapi alangkah baiknya kita bisa menjadi manusia yang berguna. Itulah yang mendasari sebuah perjuangan bagi seorang M. Iqbal Harefa. Ia merupakan seorang mahasiswa Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sumatera Utara.
Saddam Wira Hamdani atau yang akrab disapa Kak Wira merupakan sosok Inspirator Muda Mandiri yang lahir di Besitang Sumatera Utara 28 tahun silam. Terhitung sudah lebih dari 8 tahun lamanya Wira menjadi seorang trainer dengan peserta seminar yang tersebar lebih dari 40 kota yang ada di Indonesia, mulai dari pulau Sumatera, Jawa, hingga Kalimantan dengan misi “Mencetak Generasi Muda yang Mandiri”.
Salah satu insan muda kreatif asal kota Medan, pernah dinobatkan sebagai desainer grafis peringkat ke-6 dalam sebuah turnamen desain tingkat dunia Topcoder 2018 di Dallas, Texas, Amerika Serikat. Di tengah kesibukannya sebagai freelancer desain branding dan logo untuk start up, perusahaan, dan bisnis, saat ini dia terkenal dengan vlog desain grafis di akun youtubenya.
Pijar, Medan. Membantu sesama dapat membuat rasa bersyukur semakin tumbuh di dalam diri. Begitulah kira kira moto yang ditanamkan dalam diri Syahnanda Putra, pria kelahiran 19 November 1997 yang merupakan Mahasiswa tahun ketiga Universitas Syiah Kuala Jurusan Teknik Petambangan.
Financial freedom merupakan keadaan di mana kita dapat terbebas secara finansial tanpa harus bekerja keras. Mungkin itu merupakan impian setiap orang dan kita termasuk di dalamnya.
