Bahasa isyarat merupakan suatu cara berkomunikasi yang mengandalkan simbol atau bahasa tubuh, gerakan bibir, dan komunikasi manual.
Menjadi menyenangkan dan disenangi banyak orang merupakan harapan setiap orang. Namun, apa jadinya jika diri sendiri menjadi tertekan hanya untuk menyenangkan dan disenangi orang lain?
Hits: 1023Nia Nuryanti Barus “Kita tidak akan mengerti apa yang orang lain alami sebelum kita merasakannya sendiri,” – Bumi Psikologi.…
Cancel culture, gagasan yang merujuk pada ‘pembatalan/membatalkan’ seorang artis ataupun public figure dari apapun yang saat itu sedang dilakukannya, baik di dunia maya maupun nyata
Terlalu banyak seni yang hilang dan dilupakan. Seakan tak pernah ada, padahal mereka turut menggores nama di sejarah. Bukankah ini adalah saat yang tepat untuk mulai menilik ke belakang dan memberi kehidupan kedua pada setiap tari yang kehilangan panggungnya?
Roasting sendiri merupakan salah satu bentuk komedi yang berasal dari Amerika Serikat.
Knockoff culture sering ditemukan terkhusus pada ranah fesyen. Para pelaku desain memang berlomba-lomba menghasilkan karya yang menarik untuk dilirik. Menilik referensi sebagai inspirasi memang kerap dilakukan. Namun, tak sedikit barang-barang yang ditemukan terlihat mirip atau dirasa familiar.
Para pengidap gejala hoarding disorder biasanya suka menumpuk barang yang tidak terpakai dalam jumlah yang berlebihan. Lantas, bagaimana kah kita mengenali gejala tersebut dan mengatasinya? Lalu, apakah perbedaan hoarding disorder dengan pengoleksi barang?
Bagi kalian yang menyukai tidur siang, ternyata terdapat beberapa manfaat tidur siang, lho. Beberapa manfaat tersebut seperti meningkatkan daya ingat, meredakan stres, mengurangi kelelahan, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, penelitian baru yang diterbitkan dalam Jurnal Heart mengungkapkan bahwa orang yang tidur siang sebanyak satu atau dua kali memiliki risiko penyakit kardiovaskular seperti penyakit jantung dan stroke yang lebih rendah.
Bipolar adalah salah satu gangguan kesehatan mental, yang berdasarkan data WHO pada tahun 2016, terdapat sekitar 60 juta orang yang mengidap gangguan kesehatan mental jenis ini di seluruh dunia. Selain itu, bipolar juga menjadi penyebab disabilitas keenam di dunia. Setiap tahunnya, di Indonesia mengalami peningkatan jumlah pengidap bipolar. Berdasarkan riset kesehatan daerah (Riskesda) 2018 terdapat 9,8% pengidap bipolar dari jumlah penduduk Indonesia.
