Lifestyle

Hustle Culture, Konsep Salah dari Kerja Keras

Hustle Culture adalah suatu gaya hidup di mana seseorang merasa bahwa dirinya harus terus bekerja keras kapanpun dan di manapun dan hanya meluangkan sedikit waktu untuk beristirahat, dengan begitu ia dapat merasa bahwa dirinya sukses.

Self Harm, Menyakiti Diri Sendiri Untuk Menyalurkan Rasa Sakit

Banyak tanda-tanda yang dapat dilihat ketika seseorang melakukan self harm, di antaranya seperti terdapat bekas luka dengan pola yang sama dan berulang, selalu muncul luka baru, goresan, memar, bekas luka bakar atau gigitan, sering merasa tidak berharga dan mengunggah posting-an mengenai keputusasaan, cemas, depresi, dan menunjukan ketidakstabilan emosional.

Tentang Pria Tidak Boleh Menangis dan Isu Maskulinitas

Belakangan ini kata toxic banyak dipakai oleh kalangan milenial untuk menjelaskan sesuatu yang menyusahkan dan merugikan orang lain. Mulai dari istilah toxic relationship, toxic positivity, hingga toxic masculinity yang menggambarkan deskripsi sempit tentang ‘kejantanan’.

Awalnya, toxic masculinity ini lahir dari konstruksi sosial masyarakat patriarkis, mengacu pada perilaku dan sikap kasar yang dikaitkan dengan lelaki. Istilah ini muncul pertama kali pada tahun 1990 yang dikemukakan oleh pakar psikologis, Shepherd Bliss.

Maskermu Melindungiku, Maskerku Melindungimu

Meskipun telah memasuki era new normal, bukan berarti kita bisa bebas dan merasa tidak peduli atau bahkan menganggap virus ini tidak ada, sehingga kita lalai dan tidak menggunakan masker ketika bepergian ke luar rumah, berada di kerumunan, bus, pasar, atau tempat tempat umum lainnya.

Candu Media Sosial Picu Gangguan Kesehatan Mental

Pengguna media sosial di Indonesia berdasarkan hasil riset Wearesocial Hootsuite pada 2019, sudah mencapai angka 150 juta jiwa dari sekitar 268 juta jiwa populasi. Sehingga dapat diartikan bahwa sekitar 56% dari penduduk Indonesia telah terpapar oleh media baru yang satu ini. Lantas, apakah setiap pengguna media sosial di Indonesia sudah dapat dikatakan bijak dalam bermedia?

Kintsugi, Seni Memperbaiki Penuh Kreativitas

Sobat Pijar pasti pernah secara tidak sengaja merusak barang mau itu berupa gelas, piring, mangkuk, ataupun lainnya. Meskipun barang tersebut sudah pecah, jangan terburu-buru untuk membuangnya. Melalui kerajinan yang berasal dari Negeri Sakura ini, barang yang sudah terpecah belah tadi bisa diperbaiki, loh! Namanya yaitu, Kintsugi.

Nonton Konser Musik Secara Langsung dan Efeknya pada Kesehatan Mental

Pijar, Medan. Sobat Pijar pernahkah kamu membayangkan datang menonton konser musik live idola kamu? Atau di antara kamu, sudah ada yang sering menonton konser musik live idola. Bisa datang menonton konser musik idola secara langsung tentu merupakan mimpi setiap penggemar.