Buku berjumlah 172 halaman ini dikemas dengan bahasa yang simple dan ringan. Pembaca akan merasa seperti membaca buku diary seseorang. Sang penulis seakan mengajak pembaca ikut merasakan cerita-cerita yang dituliskan dalam buku ini.
Gadis yang akrab disapa Amel itu tak pernah senang terlahir sebagai anak bungsu. Namun, kisah Amel sebagai anak bungsu justru menjadikannya sosok yang dijuluki ‘Si Anak Kuat’.
Think Like A Freak bukanlah buku tentang cara mengurangi timbulnya masalah dalam hidup. Namun, membahas tentang cara mengatasi masalah-masalah tersebut dengan cara yang berbeda. Pembaca akan dibawa kedalam proses berpikir yang lebih produktif, kreatif, dan rasional seperti orang aneh.
Di balik segala ketakutan menjadi anak paling tua, terdapat tekad dan keberanian yang dimiliki anak sulung untuk mewujudkan keinginan dirinya sendiri. Seperti cerita dalam buku Eliana karya Tere Liye.
Penyesalan, merasa tidak berguna, dan tersesat tanpa jalan keluar. Pikiran-pikiran yang terbesit dalam otak ini menjadi penyebab utama orang-orang merasa putus asa. Apa yang akan terjadi jika aku mengambil kesempatan itu? Apa yang akan terjadi jika aku mengambil keputusan lain? Apa yang akan terjadi padaku kalau aku tidak menjadi aku yang sekarang ini?
Semua orang berhak berubah dan memilih jalannya sendiri. Namun, terkadang masa lalu membayangi, menarik seperti black hole yang enggan melepaskanmu.
Buku Andai Aku Jalan Kaki, Masihkah Engkau Selalu Ada Untukku? hadir untuk membantu mengatasi permasalahan dalam kehidupan kita, karena setiap bab yang dituliskan dalam buku ini berisi kisah-kisah yang relevan dalam kehidupan yang kita alami.
Dian Purnomo, seorang penulis isu sosial perempuan dan anak mengemas dengan rapi tradisi kawin tangkap dalam novelnya yang berjudul Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam.
Buku Reason to Stay Alive: Kisah Nyata Melawan Depresi dan Berdamai dengan Diri Sendiri merupakan buku karya Matt Haig. Buku ini menggambarkan bagaimana orang depresi diibaratkan sebagai orang yang dikepalanya terdapat bara api yang menyala, tetapi tidak ada satu pun orang yang bisa melihat bara api tersebut.
Buku seri pertama 88 Love Life karya Diana Rikasari ini membahas nilai-nilai yang ada di kehidupan termasuk cinta. Diana Rikasari mengemas nilai-nilai tersebut melalui untaian kalimat yang begitu indah dan bermakna.
