Author page: Media Pijar

Okja dan Padamnya Kebebasan Hewan

Nama film Okja diambil dari nama binatang peliharaan seorang gadis perempuan dan kakeknya yang dititipkan seekor babi sintetis dari perusahaan multinasional, Mirando Corporation. Konon babi itu setelah 10 tahun akan diambil kembali untuk diikutsertakan dalam perlombaan babi terbaik. Rupa Okja seperti gabungan dari kuda nil, gajah, dan lembu laut.

Berawal dari strategi Lucy Mirando yang merupakan CEO Mirando Corporation dalam meraih kepercayaaan publik akan perusahaan mereka, dibuatlah ajang kompetisi festival babi super untuk menepis pemikiran masyarakat mengenai hewan sintetis atau buatan. Mereka mengirimkan 26 babi sintetis ke 26 peternak lokal di tiap negara berbeda. Nantinya dari 26 itu akan dipilih satu babi terbaik sebagai wajah baru Mirando Corporation.

Tentang Pria Tidak Boleh Menangis dan Isu Maskulinitas

Belakangan ini kata toxic banyak dipakai oleh kalangan milenial untuk menjelaskan sesuatu yang menyusahkan dan merugikan orang lain. Mulai dari istilah toxic relationship, toxic positivity, hingga toxic masculinity yang menggambarkan deskripsi sempit tentang ‘kejantanan’.

Awalnya, toxic masculinity ini lahir dari konstruksi sosial masyarakat patriarkis, mengacu pada perilaku dan sikap kasar yang dikaitkan dengan lelaki. Istilah ini muncul pertama kali pada tahun 1990 yang dikemukakan oleh pakar psikologis, Shepherd Bliss.

Wujudkan Persatuan Bangsa Melalui Webinar Indonesia dalam Keragaman

Komunitas Jelajah yang berkolaborasi dengan Museum Benteng Heritage dan Persaudaraan Pertiwi atau Peranakan Tionghoa Warga mengadakan Webinar pada Rabu (21/10) melalui platform Zoom meeting. Webinar yang mengusung tema “Indonesia dalam Keberagaman” ini dilaksanakan karena kita masih dalam suasana Hari Museum Indonesia 2020 dengan semangat Museum Solidaritas.

Pride and Prejudice: Keangkuhan dan Prasangka-Prasangka yang Menjadi Penghalang Sebuah Hubungan

Pride and Prejudice, novel yang dipublikasi pada tahun 1813 ini menceritakan tentang kisah cinta gadis dari keluarga kalangan menengah dengan seorang pria dari keluarga kalangan atas di Inggris pada akhir abad ke-19.

Produk Lokal Tak Kalah dengan Produk Luar

Tren fashion yang semakin diminati oleh masyarakat kebanyakan adalah produksi dari brand ternama luar negeri. Tanpa melirik terlebih dahulu produk dalam negeri yang sebenarnya juga tidak kalah saing. Inilah yang melatarbelakangi komunitas Fokal Campaign untuk membuat sebuah gerakan cinta produk fashion lokal agar lebih diminati dan dibanggakan oleh masyarakat dalam negeri sendiri.

Belajar Beladiri Kuno dengan Aikido

Pecinta bela diri tentu sudah tidak asing lagi dengan aikido, olahraga ini bela diri tradisional dari Jepang yang sifatnya bertahan. Berbeda dengan bela diri pada umumnya yang lebih mengutamakan pada latihan kekuatan fisik dan kecepatan, aikido lebih memfokuskan latihannya pada penguasaan diri dan kesempurnaan teknik. Aikido tidak mengutamakan kekuatan otot, melainkan sebaliknya untuk melatih kelenturan badan dan fokus.

Wayang Sunar Kisahkan Sisi Paling Terang Sosok Rahwana

Hasil karya tersebut merupakan karya seni pertunjukan dengan memadukan wayang tiga dimensi yang dapat mengeluarkan cahaya (Sunar), teater, vokal, koreografi, dan musik. Dialog diungkapkan melalui tembang-tembang klasik (Kawi dan Cekepung) dan bentuk koreografi wayang.