Septrian Tarigan / Johns Napitupulu

Pijar, Medan. Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Brawijaya (Himanika UB) menggelar acara visiting Study Banding terhadap Ikatan Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi USU (IMAJINASI USU) pada Sabtu, 28 November 2020. Hal itu dilakukan dalam rangka pengenalan dan pengakraban diri dari masing-masing mahasiswa prodi Ilmu Komunikasi di kedua universitas tersebut.

Acara kunjungan ini merupakan program kerja tahunan dari Himanika UB, di mana pada tahun ini Komunikasi USU mendapat kesempatan untuk saling bertukar pikiran antara sesama anak komunikasi. Acara kunjungannya pun dilaksanakan secara online melalui aplikasi Zoom meeting dan dihadiri oleh para mahasiswa Ilmu Komunikasi. Acara dibuka dengan sambutan dari Master of Ceremony. Lalu dilanjutkan dengan kata sambutan dari Amal selaku Ketua Pelaksana, Radiya selaku Ketua Himanika, dan Adam selaku Ketua IMAJINASI. Kegiatan dilanjutkan dengan pemutaran video company profile dan pengenalan dari kedua himpunan jurusan komunikasi, Himanika dan IMAJINASI.

Himanika ialah wadah bagi para mahasiswa menyampaikan aspirasi mereka dan melaksanakan setiap program kerja harian. Kabinet Kolaborasi, begitulah sebutan untuk kabinet Himanika yang menjabat pada periode ini. Program-program yang telah disusun, dijalankan dengan sangat terstruktur. Himanika menjalankan visi menjadi rumah kolaborasi dengan harapan tempat berkolaborasi dalam menciptakan harmoni bagi sesama.

Di sisi lain, IMAJINASI sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menyalurkan kreativitas mereka, untuk mewujudkan mahasiswa yang aktif dan berprestasi sesuai dengan namanya. Di mana mahasiswa Ilmu Komunikasi dapat memiliki imajinasi yang sangat bagus untuk membangun pemikiran yang bagus ke depannya.

Baik Himanika dan IMAJINASI memiliki banyak keunggulan dan program-program yang sangat bermanfaat bagi kemajuan dan perkembangan mahasiswa. Himanika menyediakan berbagai macam organisasi dan event yang dapat menunjang semangat mahasiswa dalam berkarya, contohnya seperti kegiatan CIA hingga acara visiting yang tengah dijalankan saat ini.

Sesi akhir dari acara tersebut ialah sesi tanya jawab oleh kedua perwakilan himpunan. “Aku pingin nanya nih, Kak. Apa sih kesulitan dalam pengambilan podcast selama pandemi ini? Karna kan divisi aku pribadi nih, kan sangat kesulitan untuk pengambilan podcast atau mungkin kendala wilayah, signal, atau teknisnya. Itu apa sih, Kak? tanya Nada selaku mahasiswa Himanika.

“Kesulitan dari kami itu nggak terlalu besar sih, karna narasumber kami itu emang dari Medan. Jadi, nggak terhalang oleh jarak. Paling kesulitannya itu kendala cuaca dan tau orang Medan kan, kalau udah bicara itu susah berhenti, susah ada ujungnya, jadi ngobrolnya kemana-mana gitu. Itu aja sih,”jawab Allya.

Pertanyaan lain diajukan oleh Johns Napitupulu selaku divisi Rohkris di IMAJINASI. “Jadi untuk Himanika sendiri yang meng-handle acara kerohaniannya itu bagian apa? atau ada kepanitiaan sendiri atau bagaimana?”

Pertanyaan itu pun dijawab oleh mahasiwa Himanika “Sebenernya kalau untuk divisi khusus seperti IMAJINASI itu emang tidak ada ya, tapi dari mereka itu menurunkannya lewat Humas terus juga dari Kominfo, sebagai bentuk tanggung jawab dari Himanika sendiri memberikan propaganda seperti ucapan hari keagamaan gitu. Tapi sebenernya kalau ditarik lagi apa yang ada di IMAJINASI itu, kita terbagi itu emang udah masing-masing membidangi rohaninya, seperti UKM gitu. Jadi emang nggak ada secara spesifik seperti di IMAJINASI gitu,” jawab Reza.

Akhir acara diisi dengan games yang telah disediakan, yaitu permainan sambung kata. Games tersebut diikuti oleh peserta dengan sangat antusias. Himanika mengakhiri kunjungan mereka dengan sapaan terakhir kepada mahasiswa IMAJINASI yang diwakili oleh MC. Dengan Adanya kunjungan tersebut, diharapkan para mahasiswa Ilmu Komunikasi dari kedua universitas tersebut dapat menjalin hubungan yang baik satu sama lain.

 (Editor: Erizki Maulida Lubis)

Leave a comment