Berdirinya gerai kopi bernama Inter Coffee USU menimbulkan berbagai kontroversi di tengah-tengah mahasiswa, berikut penjelasannya.
Keluhan mahasiswa tidak kunjung selesai akibat pandemi Covid-19 yang menyebabkan ketidakstabilan dari berbagai sektor, salah satunya sektor perekonomian. Hal ini lah yang melandasi Pemerintahan Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (PEMA USU) bersama Aliansi Mahasiswa USU Bersatu menyuarakan “Aksi Realisasikan Bantuan UKT & Evaluasi Sistem Birokrasi USU”
Pelantikan ini dilakukan juga semata-mata agar para masyarakat Minang yang merantau dapat dengan mudah melakukan kerja sama ataupun untuk menumbuhkan ekonomi di Kota Medan. “Masyarakat Minang sangat akomodatif, adanya penyesuaian yang tinggi mengenai entrepreneur Minang akan memudahkan para orang Minang dalam melakukan kerja sama dan dapat menumbuhkan ekonomi di Kota Medan,’ ujar Putrama selaku Ketua DPW Gebu Sumut.
Satpol PP Kota Medan sebagai unsur penegak Peraturan Daerah dan Peraturan Wali Kota telah berupaya untuk menertibkan badut jalanan bersama dengan PMKS lainnya dengan melakukan razia rutin di sekitaran persimpangan jalan di Kota Medan. Razia rutin ini juga melibatkan berbagai tim pihak pengamanan, seperti Polisi, TNI Angkatan Darat, dan Komando Distrik Militer (Kodim). Hasil dari razia dan penertiban ini kemudian diserahkan oleh Dinas Sosial Kota Medan untuk dilakukan pembinaan terhadap para PMKS tersebut.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menyebutkan banjir besar melanda Daerah Aliran Sungai (DAS) Belawan mulai dari hulu (Delitua) hingga hilir sampai ke kota Binjai. Sejumlah lokasi dikepung banjir dengan ketinggian di atas 1,5 meter, berangsur surut menjadi 30 hingga 60 sentimeter.
Muryanto Amin terpilih sebagai Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) untuk periode 2021-2026. Terpilihnya Muryanto sebagai Rektor USU berdasarkan hasil sidang pemilihan dan penetapan yang telah dilakukan Majelis Wali Amanat (MWA) USU. Sosok yang sebelumnya menjabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (FISIP USU) ini memperoleh 18 suara (57,75 %) dengan mengungguli pesaingnya, Farhat 11 suara (35,75) dan Muhammad Arif 2 suara (6,5%).
Untuk mengenal film dokumenter lebih dalam dan luas lagi, Laboratorium Ilmu Komunikasi (LIK) menyelenggarakan Workshop tentang Film Dokumentasi pada (19/11), yang dimulai dari pukul 08.30-12.30 WIB melalui platform Zoom meeting. Pada kesempatannya, workshop ini mengundang narasumber Onny Kresnawan, seorang Ketua Asosiasi Dokumentaris Nusantara Koordinator Daerah Medan yang dipandu oleh Haris Wijaya, S.Sos., M.Comm sebagai moderator.
Debat pertama ini diselenggarakan di Hotel Grand Mercure, dengan tetap mengikuti anjuran protokol kesehatan. Siaran debatnya ditayangkan secara langsung melalui Youtube iNews TV dan Hupmas KPU Kota Medan, serta Facebook KPU Kota Medan.
Kurnia Dwi Cahyo selaku Ketua CAC Medan mengungkapkan bahwa ‘receh’ tidak selalu ‘remeh’. Di sini ia menegaskan bahwa bersedekah tidak selamanya sulit, tidak harus nunggu kaya, dan tidak harus banyak. “Akan ada selalu orang-orang baik untuk niat baik kita semua,” tambah Cahyo.
Talkshow ini memberikan banyak manfaat untuk para pesertanya. Di mana peserta mendapatkan banyak informasi, bahwa masyarakat harus mampu berpikir kritis dalam memilih, memilah, dan mengolah pesan sebelum menyebarkannya.
