Tag: film

Screening dan Diskusi Dunia Perfilman bersama Quaranscreen dalam Film ‘Sisa Suara’

Quaranscreen: screening dan diskusi daring mengenai film Sisa Suara ini menghadirkan Veronica Helen sebagai produser. Festival film yang dilakukan secara daring, juga menghadirkan sebuah ruang diskusi dalam perfilman. Memutar film dokumenter pendek milik mahasiswa UMN (Universitas Multimedia Nusantara) dengan judul ‘Sisa Suara’. Dilampirkan dalam cover event, film dokumenter pendek ini menceritakan hal yang tidak jauh sedang terjadi pada saat ini yaitu pandemi yang masih berlangsung.

Panggilan Misterius Dari Masa Lalu dalam The Call

Kira-kira bagaimana jika kita menerima panggilan telepon dari orang tidak dikenal tapi ia sangat berpengaruh pada kehidupan kita di masa depan? Hal inilah yang tergambar dalam film berjudul The Call (2020) karya sutradara Lee Chung Hyun. The Call adalah hasil adaptasi dari film The Caller yang dirilis pada tahun 2011. Film dengan genre thriller ini dirilis di media streaming Netflix pada 27 November 2020.

Siasat Membunuh Tanpa Menyentuh dalam Film The Witches

Siasat membunuh tanpa menyentuh, sepenggal kalimat yang dapat tergambar dalam film The Witches. Film bergenre komedi dan fantasi ini diangkat dari sebuah kisah novel klasik dengan judul sama. Film ini merupakan hasil besutan dari sutradara Robert Zemeckis yang kolaborasi dengan Guillermo del Toro dan Kenya Barris. Rilis pada tanggal 22 Oktober lalu, The Witches dibintangi oleh para aktor ternama seperti Anne Hathaway, Octavia Spencer, Stanley Tucci dan aktor muda Jahzir Kadeem.

Story of Kale Kisahkan Problematika Percintaan Masa Kini

Bagi para pecinta film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI), siapa sih yang tidak mengenal sosok Kale? Seorang pria yang sempat menjadi buah bibir para kaum hawa karena sikapnya yang memberi harapan palsu alias PHP kepada Awan. Kali ini, kita akan mengenal lebih dekat dengan Kale melalui film Story of Kale yang diperankan penyanyi Ardhito Pramono tersebut.

Film Story of Kale merupakan spin-off dari film NKCTHI yang menceritakan masa lalu Kale sebelum mengenal Awan (Rachel Amanda). Film yang disutradarai oleh Angga Dwimas Sasongko ini sudah tayang pada 23 Oktober lalu di bioskop online dan harga tiketnya pun terbilang murah, yaitu Rp10.000. Selain itu, film ini juga mengusung tema Toxic Relationship yang tidak jauh dari kehidupan percintaan masa kini.

Penghakiman Massal Kucumbu Tubuh Indahku

“Penghakiman massal lewat media sosial berkali terjadi pada karya seni dan pikiran atas keadilan. Gejala ini menunjukkan media sosial telah menjadi medium penghakiman massal tanpa proses keadilan, melahirkan anarkisme massal,” demikian pernyataan Sutradara Garin Nugroho atas petisi penolakan film Kucumbu Tubuh Indahku.

Film yang terinspirasi dari seorang penari Lengger bernama Rianto ini, bercerita tentang perjalanan hidup seorang Juno dalam pencarian jati dirinya. Lengger sendiri adalah tarian di mana penarinya adalah laki-laki yang mengenakan riasan dan berlenggok seperti perempuan.

Nobody Knows: Kami Miskin, Kelaparan, dan Terlantar

Pernahkah terbayangkan ketika masa pertumbuhan, kalian harus tumbuh dan berkembang sendiri? Harus menjalani kehidupan dengan ditelantarkan dan hidup dalam kemiskinan yang membuat kalian harus menahan lapar selama berhari-hari?

Okja dan Padamnya Kebebasan Hewan

Nama film Okja diambil dari nama binatang peliharaan seorang gadis perempuan dan kakeknya yang dititipkan seekor babi sintetis dari perusahaan multinasional, Mirando Corporation. Konon babi itu setelah 10 tahun akan diambil kembali untuk diikutsertakan dalam perlombaan babi terbaik. Rupa Okja seperti gabungan dari kuda nil, gajah, dan lembu laut.

Berawal dari strategi Lucy Mirando yang merupakan CEO Mirando Corporation dalam meraih kepercayaaan publik akan perusahaan mereka, dibuatlah ajang kompetisi festival babi super untuk menepis pemikiran masyarakat mengenai hewan sintetis atau buatan. Mereka mengirimkan 26 babi sintetis ke 26 peternak lokal di tiap negara berbeda. Nantinya dari 26 itu akan dipilih satu babi terbaik sebagai wajah baru Mirando Corporation.

The Devil All The Time Ungkap Sisi Gelap Sifat Manusia

Netflix Original Movie terbaru berjudul The Devil All The Time, berdasarkan novel karangan Donald Ray Pollock dan arahan Sutradara Antonio Campos ini mulai tayang di layanan streaming Netflix pada 16 September 2020 lalu. Film ini ramai menjadi perbincangan, karena dibintangi oleh sejumlah nama besar seperti, Tom Holland (Spiderman Far From Home), Bill Skarsgard (Hemlock Grove), Robert Pattinson (The King), Sebastian Stan (The Martian), Riley Keough (Earthquake Bird), Jason Clarke (Mudbound), Haley Bennet (The Red Sea Diving Resort), Harry Melling (The Old Guard) dan Eliza Scanlen (Little Women).

Revolusi Kampanye Abad 21 dalam Brexit: The Uncivil War

Brexit The Uncivil War adalah sebuah film bergenre drama sejarah berdasarkan kejadian nyata yang terjadi pada 23 Juni 2016 di Britania Raya, mengenai referendumnya untuk keluar sebagai keanggotaan Uni Eropa. Pada peristiwa ini, seluruh warga Britania Raya berusia 18 tahun ke atas memberikan hak suara mereka untuk memilih nasib yang akan memenangkan referendum Brexit. Pilihan antara Britania Raya tetap menetap ataukah harus memisahkan diri meninggalkan keanggotaan Uni Eropa.

Bicara Mulan, Bicara Intrik Politik

Kembali ke akhir abad 20, ketika pertama kali cerita masyarakat Cina tentang seorang perempuan yang berpura-pura menjadi laki-laki, demi melindungi keluarga dan negerinya di angkat ke layar lebar melalui animasi garapan Disney. Perempuan itu bernama Mulan, sosok yang semula pahlawan dalam cerita rakyat dan kartun Disney, kini menjadi tokoh yang kental dengan intrik politik masyarakat Hong Kong—penyebabnya, aktornya tak bertindak seperti pahlawan yang menyelamatkan masyarakat Cina, bagian Hong Kong.