Fiksi ilmiah atau Science Fiction merupakan salah satu genre film yang jarang sekali disentuh oleh Produser atau Sutradara tanah air. Selain budget yang tinggi, nyatanya penonton tidak sesuai dengan ekspektasi menjadi salah satu alasan para produser untuk tidak lagi ingin menyentuh genre ini . Tetapi, itu tidak menghentikan langkah Yusron Fuadi untuk bisa berkarya di genre Sci-fi.
Selain dikenal dengan sederetan film romansa dan komedinya, Thailand juga terkenal sebagai salah satu negara penghasil film bergenre thriller, misteri, dan horor di dunia. Salah satunya adalah serial Netflix yang berjudul Girl From Nowhere.
Serial Girl From Nowhere merupakan serial asal Thailand yang sudah tayang di Netflix sejak 2018, tetapi tetap popular hingga sekarang dan masih menjadi salah satu tontonan yang cukup mengesankan sehingga banyak sekali yang merekomendasikan serial yang satu ini.
Korea Selatan memang sudah tidak diragukan lagi kualitasnya dalam memproduksi drama-drama dari segala genre di era sekarang. Drama yang dihasilkan dapat terinspirasi dari berbagai peristiwa, dapat bersumber dari kejadian nyata, garapan dari webtoon, bahkan terinspirasi oleh serial negara lain. Salah satu drama yang menggebrak rating industri korea ditahun 2020 ini ialah The World Of The Married yang diadaptasi oleh serial televisi Inggris berjudul Doctor Foster.
Sobat Pijar pasti sudah tidak asing lagi dengan tim detektif Mystery Inc yang terdiri dari Fred, Daphne, Velma, Shaggy, dan Scooby Doo. Tapi pada tau gak bagaimana awal pertemuan kelima sahabat tersebut hingga akhirnya membentuk Mystery Inc? Pertualangan Mystery Inc sudah menghiasi layar kaca sejak tahun 1994. Dan di tahun 2020 ini Warner Bros Animation bersama Atlas Entertainment dan 1492 Pictures memproduksi film terbaru dengan judul ‘Scoob!’
Kim Hyunbin dan Son Hye tentu sudah tidak asing namanya bagi pecinta drama Korea. Mereka populer pada tahun 2019 dalam Crash Landing On You (CLOY) sebagai pasangan pemeran utama. Namun, ternyata sebelum drama itu, kedua bintang ini pernah dipertemukan dalam sebuah film dengan genre yang bertolak belakang, yaitu film The Negotiation.
Drakor alias Drama Korea saat ini sudah menjadi sangat populer di seluruh belahan dunia, termasuk Indonesia. Kehadiran drama Korea dapat menjadi alternatif di kala sedang mencari hiburan. Drama Korea sendiri rata-rata memiliki 16-20 episode dengan durasi 45-120 menit per episode. Sehingga membutuhkan waktu yang cukup banyak untuk menuntaskan keseluruhan drama.
Setiap orang tentu memiliki impian dan cita-cita yang harus dikejar dengan jatuh bangun. Tapi saat berbicara tentang cita-cita yang dimiliki oleh penyandang sindrom down (down syndrome), ini menjadi hal yang menarik. Demikianlah Tyler Nilson dan Michael Schwartz mengemas The Peanut Butter Falcon, sebuah film dengan drama komedi.
Diawali dengan usaha Zak, diperankan oleh Zack Gottsagen yang kemudian melarikan diri, penonton diajak untuk langsung mengenal tokoh utama dari The Peanut Butter Falcon. Pria berumur 22 tahun ini sudah tinggal sekitar dua tahun di panti jompo dalam asuhan Eleanor (Dakota Jhonson).
Mati, satu kata yang terdiri dari perpaduan empat huruf yang akan menjadi tujuan akhir dari hidup. Banyak orang mempercayai mati tetapi lebih sering abai terhadapnya. Mati seketika menjadi suatu pilihan yang memiliki beragam varian rasa seperti halnya makanan. Mati adalah pilihan? Tentu tidak. Sepanjang bumi ini berputar pada porosnya dan mengelilingi matahari sebagai pusat tata surya, manusia tetap akan mati.
Film Supernova – Ksatria, Puteri dan Bintang Jatuh adalah film drama Indonesia yang dirilis pada 11 Desember 2014. Bertemakan tentang romansa, psikologi, dan sains, film ini disutradarai oleh Rizal Mantovani dan diperankan oleh Herjunot Ali, Raline Shah, Paula Verhoeven, Fedi Nuril, Arifin Putra dan Hamish Daud.
Supernova menceritakan tentang Dimas (Hamish Daud) dan Reuben (Arifin Putra) dua orang mahasiswa Indonesia yang bertemu di sebuah pesta mewah di negeri Paman Sam. Keduanya berikrar bahwa suatu hari mereka akan menulis sebuah buku, sebuah cerita roman sains yang menggerakkan hati banyak orang.
Di era sekarang ini, menempati sebuah studio apartemen yang terdapat di kota besar untuk seorang diri bukanlah hal yang asing lagi. Tak hanya pria, wanita pun bisa hidup mandiri walaupun hanya tinggal sendirian.
Bahkan hal ini menjadi sebuah tren di negara berkembang seperti Korea Selatan. Kehadiran kunci elektronik dengan kecanggihannya menambah keyakinan seseorang untuk merasa aman saat tinggal seorang diri.
