Aroma minyak panas bercampur dengan wangi manis adonan langsung terasa ketika cetakan besi berbentuk bunga dicelupkan ke dalam wajan. Perlahan, adonan yang menempel digoyangkan hingga terlepas dan mengembang sempurna. Dari proses sederhana itu, lahirlah Kembang Goyang, kue tradisional yang hampir selalu hadir dalam berbagai perayaan di Indonesia.
Siapa yang ketika mendengar kata sate langsung membayangkan rasa asin dan gurih? Sate pada umumnya memang identik dengan cita rasa tersebut. Namun, sate yang satu ini justru berbeda. Sate Madura hadir dengan cita rasa manis gurih yang khas dan sentuhan rasa pedas, memberikan sensasi yang melekat di lidah.
Dunia kuliner kembali dikejutkan dengan kehadiran tren Dubai Chewy Cookie yang berhasil mencuri perhatian di awal tahun 2026. Meskipun menyandang nama “Dubai”, kudapan manis ini justru pertama kali meledak dan menjadi tren besar di Korea Selatan sebelum akhirnya merambah ke Indonesia.
Kurma merupakan buah yang memiliki tempat istimewa dalam budaya dan tradisi umat Islam. Pada bulan Ramadan, buah ini kerap dijadikan menu berbuka dan sahur karena kandungan energinya tinggi dan nutrisinya baik bagi tubuh.
Buat kamu yang lagi jalanin program diet, olahan Sup Selada dapat menjadi pilihan yang tepat untuk membantu progres dietmu, lho! Di mana, sayur selada menjadi bahan utama untuk membuat hidangan sehat satu ini. Selain itu, biasanya kamu juga bisa menambahkan potongan ayam, tahu, bakso, dan tambahan sayur lainnya.
Siapa yang tidak kenal dengan makanan kenyal mengenyangkan ini? Di tengah berbagai kuliner modern yang viral, Aci tetap ada sebagai pangan sederhana yang tidak pernah kehilangan penggemarnya. Berbagai makanan olahan Aci mudah kita temukan di berbagai tempat. Mulai dari kuliner pinggir jalan, hingga di gerai kuliner modern.
Tahukah kamu bahwa Serabi merupakan makanan khas tradisional, yang katanya sudah ada sejak zaman kerajaan di Nusantara? Serabi atau sering juga disebut dengan “Surabi” biasanya sering dijadikan sebagai cemilan yang cocok dinikmati kapan saja, baik pagi hari sebagai menu sarapan, maupun sore hari sebagai menu pendamping minum teh.
Kue Balok lahir dari sejarah panjang, melewati masa kolonial, masa-masa kuliner jalanan, hingga saat ini mampu bertahan di tengah gempuran perkembangan teknologi, termasuk cara orang-orang berburu kuliner, lalu mendadak naik daun lagi di berkat media sosial. Tidak semua makanan punya perjalanan sekompleks itu, namun kue persegi padat dari Jawa Barat ini terus berhasil mendapatkan perhatian generasi demi generasi, seolah menolak untuk ditinggalkan.
Aroma daging panggang menyeruak dari balik etalase kaca, potongan daging penuh rempah yang berputar di besi vertikal perlahan berubah kecokelatan. Di balik itu, sang penjual dengan telaten menyayat daging tipis-tipis, kemudian menggulungnya dengan roti dan sayuran segar. Sekilas, orang mungkin menyebutnya kebab. Padahal, ia adalah Shawarma.
Apem Bugis merupakan kuliner tradisional yang sudah turun-temurun dikenal di Indonesia, terutama di daerah Bugis dan sekitarnya, menawarkan kelezatan unik yang memadukan rasa manis, lembut, dan kenyal dalam satu gigitan. Makanan ini tidak hanya menjadi favorit sebagai camilan sehari-hari, tetapi juga sering disajikan dalam berbagai acara adat dan perayaan penting sebagai penanda nilai budaya yang melekat kuat di dalamnya.
