Hits: 32
Lainatus Syifa Hasibuan
Pijar, Medan. Kurma merupakan buah yang memiliki tempat istimewa dalam budaya dan tradisi umat Islam. Pada bulan Ramadan, buah ini kerap dijadikan menu berbuka dan sahur karena kandungan energinya tinggi dan nutrisinya baik bagi tubuh.
Berasal dari kawasan Timur Tengah, kurma kemudian dikenal luas dan dikonsumsi di berbagai belahan dunia. Buah ini kerap disebut buah kering dan masuk ke dalam kategori drupe atau buah berbiji tunggal seperti persik dan zaitun. Dalam tradisi Islam, kurma sering dianjurkan menjadi menu berbuka puasa karena kandungan gula alaminya seperti glukosa dan fruktosa yang membantu tubuh mendapatkan kembali energi dengan cepat setelah berpuasa.
Pada umumnya, kurma lebih sering dinikmati secara langsung tanpa diolah. Cara sederhana tersebut sudah lama menjadi kebiasaan banyak orang ketika mengonsumsi kurma. Namun, perkembangan tren kuliner mulai menghadirkan cara baru dalam menikmati buah ini. Berbagai makanan kini sering dipadukan dengan keju untuk menciptakan perpaduan rasa yang lebih beragam. Roti, kue, minuman, hingga berbagai camilan kerap diberi tambahan keju karena mampu menghadirkan rasa gurih yang menyeimbangkan manisnya makanan.
Dari tren tersebut, muncul kreasi sederhana yang menggabungkan kurma dengan keju dan dikenal dengan sebutan Kurma Keju. Perpaduan keduanya menghadirkan sensasi rasa yang menarik, yakni manis legit dari kurma yang berpadu dengan gurih asin dari keju. Meski hanya menggunakan bahan yang sederhana, camilan ini cukup populer di kalangan masyarakat.
Bagi sebagian orang, rasa kurma yang sangat manis terkadang terasa kurang cocok di lidah. Kehadiran keju kemudian memberikan keseimbangan rasa yang berbeda. Sentuhan gurih dan sedikit asin dari keju membuat manisnya kurma terasa lebih pas sehingga lebih mudah dinikmati oleh banyak orang.
Cara menikmati kurma dengan keju pun cukup beragam. Cara paling sederhana adalah dengan membelah kurma, mengeluarkan bijinya, lalu mengisi bagian tengahnya dengan potongan keju seperti cheddar, cream cheese, atau keju slice.
Bagi yang ingin mencoba variasi lain, kurma keju juga dapat dipanggang sebentar agar kejunya sedikit meleleh. Ada pula yang mencelupkannya ke dalam cokelat untuk menghadirkan rasa yang lebih lezat. Beberapa orang bahkan menambahkan kacang-kacangan seperti almond atau walnut untuk memberikan sensasi tekstur yang lebih renyah.
Kurma Keju sebenarnya sudah dikenal sejak beberapa tahun lalu. Namun, pada Ramadan kali ini, camilan tersebut kembali ramai dibicarakan. Di media sosial, banyak orang membagikan cara membuat Kurma Keju yang sederhana dan mudah diikuti. Berbagai foto dan video yang menampilkan camilan ini pun kerap muncul sebagai inspirasi menu takjil yang praktis dan menarik untuk dicoba.
Selain menghadirkan perpaduan rasa yang unik, kombinasi kurma dan keju juga dapat memberikan manfaat bagi tubuh jika dikonsumsi dalam jumlah wajar. Dikutip dari keslan.kemkes.go.id, buah kurma mengandung potassium atau kalium yang berperan dalam mengontrol detak jantung, mendukung fungsi otak, serta mengurangi rasa lelah setelah beraktivitas. Kandungan tersebut juga dapat mengembalikan energi dan mengganti elektrolit yang hilang selama berpusa.
Sementara itu, keju mengandung kalsium yang baik untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi, serta protein dan lemak sehat yang dapat melengkapi nutrisi dari kurma. Tak hanya itu, keju juga kaya akan vitamin B12 yang berperan penting dalam produksi sel darah merah dan mendukung fungsi otak.
Kurma Keju menjadi salah satu pilihan camilan yang menarik untuk menemani waktu berbuka puasa. Perpaduan manisnya kurma dan gurihnya keju membuat camilan ini semakin nikmat di lidah. Selain mudah dibuat, bahan yang digunakan juga sederhana sehingga banyak orang tertarik menjadikannya sebagai menu takjil pada Ramadan. Tertarik untuk mencobanya?
(Redaktur Tulisan: Yudika Phareta Simorangkir)

