Film yang diadaptasi berdasarkan karya yang ditulis oleh Stephen King yang berjudul Rita Hayworth and Shawshank Redemption mengajarkan pahit manisnya kehidupan melalui kacamata para tahanan.
Film Inside Out menceritakan tentang seorang anak perempuan berumur 11 tahun bernama Riley. Ia memiliki 5 emosi dasar, yaitu Joy (kebahagiaan), Sadness (sedih), Disgust (jijik), Fear (takut), dan Anger (marah). Riley pun menjalani hari-harinya dengan emosi yang dikendalikan oleh kelima karakter tersebut.
Mr. Harrigan’s Phone merupakan sebuah studi yang welas asih akan proses pengikhlasan lewat kacamata seorang remaja yang diiringi oleh perkembangan teknologi. Mungkin ini bisa dibilang adalah sebuah cerita hantu, tetapi tidak semua hantu itu menakutkan.
Qodrat adalah film horor bertema religi karya sutradara Charles Ghazali. Bercerita tentang kisah seorang ustaz ahli rukiah bernama Qodrat
Little Women merupakan serial drama Korea Selatan yang diadaptasi dari novel klasik best seller karya penulis Amerika, Louisa May Alcott, yang diterbitkan pada tahun 1868 dengan judul yang sama.
Ngeri-ngeri sedap Film sejuta makna yang sangat realated dalam kehidupan. Film ini telah menarik 2,8 juta penonton per tanggal lima Agustus 2022 yang menunjukkan betapa antusiasnya masyarakat Indonesia.
Keterbatasan mental tidak mengurangi sedikitpun rasa kasih sayang seorang ayah terhadap anaknya, pengorbanan yang diberikan sangat tulus. Melalui film ini emosi dan kesedihan penonton akan diuji
Mencuri Raden Saleh merupakan
salah satu gebrakan film tahun 2022 yang berhasil membuat penonton takjub akan plot twist yang tidak dapat ditebak. Dengan berdurasi 2,5 jam tetapi membuat nyaman dan mengasah pola pikir penotnon.
Our Father menyajikan kasus “hangat” tanpa korban meninggal tapi lebih mengerikan. Film yang dikemas dengan nuansa horor ini digarap oleh Blumhouse yaitu rumah produksi yang terkenal dengan film bergenre thriller horornya seperti Get Out (2017), The Invisible Man (2020), hingga Insidious (2010).
Kisah film ini fokus pada kehidupan seorang gadis remaja cantik bernama Katie Price (Bella Thorne) yang menderita penyakit xeroderma pigmentosum. Penyakit langka ini membuat penderitanya sensitif dengan cahaya.
