Hits: 77
Hits: 77
Pria kelahiran Medan, 30 September 1974, Muryanto Amin, merupakan alumni FISIP USU Jurusan Administrasi Negara angkatan 1992 dan melanjutkan jenjang Pendidikan Magister dan Doktor Ilmu Politik yang diraihnya dari Universitas Indonesia dengan disertasinya berjudul ‘Kekuasaan dan Politik Lokal (Studi tentang Peran Pemuda Pancasila dalam Mendukung Syamsul Arifin dan Gatot Pudjonugroho sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Utara Periode 2008-2013’.
Satpol PP Kota Medan sebagai unsur penegak Peraturan Daerah dan Peraturan Wali Kota telah berupaya untuk menertibkan badut jalanan bersama dengan PMKS lainnya dengan melakukan razia rutin di sekitaran persimpangan jalan di Kota Medan. Razia rutin ini juga melibatkan berbagai tim pihak pengamanan, seperti Polisi, TNI Angkatan Darat, dan Komando Distrik Militer (Kodim). Hasil dari razia dan penertiban ini kemudian diserahkan oleh Dinas Sosial Kota Medan untuk dilakukan pembinaan terhadap para PMKS tersebut.
Cinta memang sangat membahagiakan pada awalnya. Merasakan manis dan pahit bersama orang yang dicintai, tenggelam dalam kasih sayangnya yang penuh sampai membuat kita terbuai hingga membuat hati serasa melayang tinggi. Sampai pada suatu hari, kita dipaksa jatuh ke dalam dasar jurang yang paling dalam hingga terjebak dan tak lagi bisa kembali. Cinta memang rumit, karena siapa saja yang jatuh cinta, harus siap pula untuk patah hati.
Pernahkah anda merasakan sensasi menegangkan antara hidup dan mati? Memilih adalah hal yang sulit, apalagi saat semua pilihan yang ada diselimuti dengan misteri. Pilihan yang disajikan merupakan bagian dari permainan yang tidak dimengerti dari mana asalnya. Serial Alice in Borderland memiliki genre thriller dan science fiction serta mengusung konsentrasi survival dengan delapan episode pada season pertamanya.
Setiap episodenya, selalu diwarnai dengan misteri yang harus dipecahkan. Serial yang diadaptasi dari manga ini, memiliki plot yang menegangkan. Tidak hanya plotnya yang seru, adaptasi manga ini juga bertabur aktor-aktor ternama Jepang.
Mendengar kata “ronggeng”, yang terlintas pertama kali adalah penari dalam seni tradisi Jawa berparas elok dan menawan. Alunan calung yang mengiringi lenggak-lenggok si penari membuat suasana magis terasa dalam ritual itu. Kesakralannya meyakinkan kita bahwa menjadi ronggeng bukanlah hal mudah.
Self plagiarism saat ini menjadi perbincangan yang cukup hangat pada khalayak ramai. Swaplagiarisme (self plagiarism) merupakan tindakan penjiplakan karya sendiri dan memuat karya tersebut ke berbagai jurnal. Rentetan kasus mengenai swaplagiarisme pun kini mencuat, mewarnai dunia akademik, sebut saja sebagian dari kalangan dosen, guru besar serta pejabat penting lainnya dalam dunia pendidikan.
Mandailing Natal merupakan daerah yang kaya akan sumber daya alam, manusia dan budayanya. Sehingga tidak sedikit orang yang menginginkan Mandailing Natal dapat menjadi daerah yang lebih maju.
Mengenai hal tersebut, beberapa civitas academika Universitas Sumatera Utara membentuk sebuah program yang nantinya akan membahas lebih lanjut mengenai daerah yang lebih dikenal dengan sebutan Madina ini. Program yang diberi nama Madina Kopi Bareng (MAKOBAR) ini untuk pertama kalinya telah dilaksanakan pada Selasa (09/02) dalam bentuk webinar melalui platform Zoom Meeting dan disiarkan secara langsung melalui kanal Youtube Makobar Indonesia.
“Don’t take life for granted” merupakan kutipan yang dapat dimaknai dari film Soul. Berisikan animasi petualangan kehidupan komedi asal Amerika Serikat yang dirilis pada 20 Desember 2020 kemarin. Film ini diproduksi oleh Pixar Animation Studios, dirancang, disutradarai, dan diproduksi oleh Pete Docter dan Dana Murray.
Film Soul merupakan film yang dapat dinikmati melalui platform Disney+ Hotstar. Mengundang beberapa representatif orang hitam di film ini, membuat garapan Pixar semakin unik ditonton dan tidak ‘berbeda’. Dalam film ini juga terdapat nama besar seperti Jamie Foxx, Tina Fey, dan Daveed Diggs sebagai pengisi suaranya.
Aliansi Jurnalistik Independen (AJI) Indonesia akhirnya melakukan webinar dengan tema “Berhasilkah Media dan Platform Digital Mengatasi Infodemi?” melalui platform Zoom meeting dan Youtube (8/2). Webinar ini turut mengundang Alice Budisatrijo selaku manajer kebijakan misinformasi Facebook, Wahyu Dhyat ka selaku tempo/inisiator cek fakta.com, serta Yovantara Arief sebagai direktur eksekutif remotivi.
