Meylinda Pangestika Gunawan

Pijar, Medan. Makanan dengan sejuta variasi, begitu lah lontong dikenal . Setiap daerah di Indonesia memiliki makanan khas dengan lontong sebagai bahan makanannya. Seperti daerah Surabaya ada lontong balap, Blora ada lontong tahu blora, Rembang ada lontong tuyuhan, dan lontong dengan variasi lainnya. Akan tetapi, kali ini kita akan membahas tentang lontong yang berasal dari barat Indonesia, yaitu Sumatra Barat.

Beberapa bulan yang lalu, lontong padang populer di kalangan pengguna instagram. Hal ini dikarenakan, influencer Arief Muhammad membuat story Instagram mengenai makanan khas Sumatra Barat ini. Banyak dari pengikutnya yang mulai mencari makanan ini, bahkan hingga tengah malam. Hal ini diketahui dari balasan Arief Muhammad melalui storynya. Sehingga, lontong padang kembali hype.

Selain terkenal akan rendangnya, Sumatra Barat juga terkenal akan lontongnya. Lontong sayur atau yang lebih akrab disebut katupek gulai di daerah asalnya adalah makanan daerah khas dari Sumatra Barat. Ciri khas dari lontong sayur ini adalah penggunaan kerupuk merah, sambal merah pedas yang identik dengan orang Minang, dan siraman kuah gulai yang berasal dari bahan nangka muda dan pakis. Selain itu, ada pula gulai tauco.

Lontong sayur identik dengan makanan saat sarapan. Karena makanan ini lebih mudah dijumpai pada rentang waktu ketika jam sarapan dan jika lewat waktu sarapan akan sangat sulit untuk dijumpai.

Walaupun warnanya merah yang berasal dari cabai dan warna kunyit, lontong ini tidak termasuk makanan yang pedas. Hal ini menyebabkan lontong aman dimakan saat sarapan. Akan tetapi, tidak disarankan untuk dimakan bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit lambung. Adanya bahan santan dan cabai ditakutkan beresiko memicu sakit pada penderita.

Sobat Pijar tahu tidak, di daerah Minang, lontong dan katupek memiliki perbedaan? Dalam proses pembuatan, lontong sendiri menggunakan plastik gula sebagai pembungkus. Sedangkan katupek menggunakan daun kelapa yang di anyam.

Dalam satu porsi, kita akan menjumpai lontong yang ditumpahi dengan gulai nangka, pakis, atau tauco. Kemudian diperindah dengan telur rebus, mie goreng, dan tak lupa kerupuk merah. Tidak hanya itu, untuk membuat seporsi lontong menjadi lebih mantap, dapat menambahkan dengan bakwan, tahu isi, atau pun keripik balado.

Kuah gulai yang kaya akan rempah dan rasa khas Sumatra Barat menjadi hal yang tak dapat dilupakan dari lontong padang. Rasa gurih dari santan dan kuahnya yang kental membuat siapa saja yang mencicipinya akan ketagihan.

Gulai yang paling populer pada lontong padang adalah gulai nangka atau cubadak dalam bahasa Minang. Hal ini karena pengolahan nangka tidak serumit pakis. Pakis bila berada di tangan orang yang tepat, rasanya akan terasa manis. Tetapi bila penanganan yang salah, rasa pahit di pakis akan terasa.

Selain dari tiga variasi gulai yang disebutkan di atas, Sumatra Barat memiliki variasi lontong yang lain seperti katupek gulai cancang atau cincang, katupek kapau, katupek pitalah, dan katupek pical.

(Editor: Muhammad Farhan)

Leave a comment