Tag: sosok

Munir, Sang Aktivis yang Hingga Kini Kasusnya Tak Kunjung Terkuak

Tahukah kamu dengan sosok Munir? Mungkin sebagian dari kita tak banyak yang mengenal atau sebagian lagi sangat mengenal sosok ini. Pemilik nama lengkap Munir Said Thalib ini merupakan pegiat Hak Asasi Manusia (HAM) yang kini hanya bisa kita kenang jasanya.

Sosok Munir yang sudah meninggalkan kita sejak 17 tahun silam, hingga kini kasus kematiannya masih menjadi perbincangan bahkan tak kunjung terkuak. Pertanyaan-pertanyaan pun terus bermunculan. Mulai dari ‘siapa pembunuh Munir’, ‘mengapa Munir dibunuh’ masih terus dipertanyakan oleh sejumlah pihak.

Dava Wardsyahdana, Pemuda Peduli Tani melalui Kita Pertanian

Sekitar 30 persen lahan di Indonesia digunakan untuk pertanian. Karena pertanian memang jadi salah satu sektor kunci perekonomian Indonesia. Sumber daya alam memenuhi, namun sumber daya manusia masih diharapkan untuk mumpuni. Belum selaras, belum seimbang, dan masih belum sejalan. Kekhawatiran-kekhawatiran itu pun meluncurkan ide bagi seorang M. Dava Warsyahdana untuk mendirikan suatu start-up bernama Kita Pertanian.

Mulanya ketika pandemi covid-19 melanda, seluruh sektor yang dilakukan dengan offline harus dilakukan secara online. Sebagian besar keadaan menjadi terpuruk. Menghambat aktivitas orang-orang untuk tetap produktif. Tetapi Dava memandang hal ini secara berbeda. Ia tetap produktif dengan semakin melebarkan sayap kebermanfaatannya meskipun sedang berada di masa pandemi.

Harapan Seorang Aktivis Sosial dan Lingkungan

Indonesia merupakan negara kedua penghasil sampah terbesar di dunia. Terlebih lagi sampah plastik yang selalu menjadi masalah utama yang tidak akan ada habisnya. Teksturnya yang sulit terurai menyebabkan pencemaran lingkungan, baik pencemaran tanah maupun laut. Dilansir dari indonesiabaik.id, sebesar 1,3 juta ton sampah plastik di Indonesia bermuara di laut setiap tahunnya. Berbicara mengenai sampah plastik, Edy Suranta sosok yang saat ini viral karena telah mengubah limbah plastik menjadi sebuah karya seni lukisan.

Sumber foto: Instagram @tigerkaromma

Fighter Karo Inspirasi Generasi Muda

Kehidupan mengajarkan manusia arti sebuah perjuangan. Setiap manusia selalu berjuang menghadapi hidup mereka yang tidak mudah. Selalu ada sosok yang menjadi inspirasi dan motivasi dalam hidup mereka. Berbicara tentang sosok, Brando Mamana mungkin bisa menjadi inspirasi kita.

Tiger Karo, begitulah sebutan yang akrab didengar mengenai seorang petarung juara kelas Straw One Pride Mixed Martial Arts (MMA), Brando Mamana. Pria kelahiran Tanah Karo, 13 Desember 1993 ini merupakan seorang fighter yang selalu berusaha menampilkan dan memberikan hasil yang terbaik dari versi dirinya.

Dari Mahasiswa USU jadi Rektor USU

Pria kelahiran Medan, 30 September 1974, Muryanto Amin, merupakan alumni FISIP USU Jurusan Administrasi Negara angkatan 1992 dan melanjutkan jenjang Pendidikan Magister dan Doktor Ilmu Politik yang diraihnya dari Universitas Indonesia dengan disertasinya berjudul ‘Kekuasaan dan Politik Lokal (Studi tentang Peran Pemuda Pancasila dalam Mendukung Syamsul Arifin dan Gatot Pudjonugroho sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Utara Periode 2008-2013’.

Habib Al Kahfi Nasution, Gigih dalam Mengejar Mimpinya

Mimpi itu gratis. Bermimpilah segila mungkin. Suatu saat, mimpi akan menjadi waras. Jangan pernah menyerah. Gagal? Coba lagi. Manusia harus memiliki totalitas dalam mengejar mimpinya. Itulah sebuah ungkapan yang disampaikan Habib Al Kahfi Nasution, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara angkatan 2017.

Perempuan Tuna Rungu yang Menembus Batas

Terlahir berbeda dan dipandang sebelah mata merupakan ungkapan yang dirasakan oleh manusia yang memiliki keterbatasan baik secara fisik maupun mental. Mereka kerap dicap sebagai manusia ‘lemah’ dan ‘tak berdaya’ yang akhirnya menjadi pembatas bagi mereka untuk mencari pekerjaan. Namun, stigma tersebut berhasil ditepis oleh Angkie Yudistia. Ia membuktikan bahwa kekurangan yang dimiliki tidak menghalangi dirinya untuk terus menggapai cita-cita. Angkie berhasil menjadi salah satu dari milenial tanah air yang terpilih sebagai Staf Khusus Presiden.

Mengulik Sosok Yusron Fuadi, Sutradara Sci-fi Indonesia

Fiksi ilmiah atau Science Fiction merupakan salah satu genre film yang jarang sekali disentuh oleh Produser atau Sutradara tanah air. Selain budget yang tinggi, nyatanya penonton tidak sesuai dengan ekspektasi menjadi salah satu alasan para produser untuk tidak lagi ingin menyentuh genre ini . Tetapi, itu tidak menghentikan langkah Yusron Fuadi untuk bisa berkarya di genre Sci-fi.