Karena keunikan yang dimiliki pertandingan Pacu Jawi ini bahkan dalam cara penilaiannya, tradisi ini semakin diminati dan dikenal oleh masyarakat luas.
Bungee Jumping ditemukan pada awal tahun 1950-an ketika Chris Baker dari Bristol terinspirasi dari sebuah film yang memuat potongan saat seseorang melompat dari platform kayu yang cukup tinggi dengan vine yang terikat pada ujung kakinya, hal ini membuatnya tertantang untuk menggunakan tali elastis. Dikutip dari laman Kompas.com, Bungee Jumping atau yang disebut Terjun Lenting, Pertama kali dipopulerkan oleh AJ Hackett Bungy pada tahun 1998 di Queenstown, Serbia Baru. inilah menjadi awal penyebaran Bungge Jumping secara komersil ke dunia.
Pecinta sepak bola sedang dihebohkan dengan salah satu teknologi baru yang bernama “VAR”. Banyak dari kalangan pecinta sepak bola, pemain hingga pelatih sepak bola memberikan pendapat mereka tentang teknologi tersebut. Namun, sebenarnya apakah teknologi VAR itu?
VAR atau video assistant referee adalah teknologi baru dalam sepak bola yang dapat disebut juga sebagai teknologi pembantu wasit. Teknologi VAR hadir beberapa tahun lalu, yang mana diterapkan pertama kali di dunia sepak bola pada ajang Piala Dunia 2018.
Apakah pernah terlintas di pikiran kita, tiga cabang olahraga dipadukan menjadi satu? Terdengar aneh sekaligus unik. Sepak bola, voli, dan bulu tangkis menjadi perpaduan apik yang terlihat dalam cabang olahraga yang disebut sepak takraw.
Seiring berkembangnya olahraga olahraga modern, sebagian besar masyarakat Indonesia, khususnya kaum muda mulai melupakan berbagai macam olahraga tradisional asli Indonesia, misalnya saja Ndikar. Mungkin sebagian dari kita tidak lagi mengenal olahraga bela diri tradisional satu ini.
Kekayaan seorang atlet tidak hanya berasal dari gajinya saja, ada juga yang berasal dari hadiah kejuaraan dalam maupun luar negeri, bonus dari klub, bonus dari sponsor, bonus dari pemerintah dan masih banyak lagi. Tidak hanya itu, para olahragawan juga mendapatkan uang dari merek merek terkemuka.
Memancing tak terlihat lebih aktif dan energik jika dibandingkan dengan olahraga fisik lainnya. Stigma ‘membosankan’ dan ‘sia-sia jika tidak dapat hasil’ pun masih dianggap ada pada sebagian orang. Terasa klise jika memancing hanya dipandang sebelah mata, karena olahraga ini dapat memberikan manfaat penting kepada si pemancing baik dari kesehatan fisik dan kejiwaan.
Meditasi mengajarkan kita bagaimana memberi perhatian pada pernapasan, merasakan bagaimana udara keluar dan masuk dengan perlahan dan mendalam. Ketika kita fokus pada pernapasan, kita belajar untuk hadir di waktu sekarang tanpa ada penilaian apapun.
Pecinta bela diri tentu sudah tidak asing lagi dengan aikido, olahraga ini bela diri tradisional dari Jepang yang sifatnya bertahan. Berbeda dengan bela diri pada umumnya yang lebih mengutamakan pada latihan kekuatan fisik dan kecepatan, aikido lebih memfokuskan latihannya pada penguasaan diri dan kesempurnaan teknik. Aikido tidak mengutamakan kekuatan otot, melainkan sebaliknya untuk melatih kelenturan badan dan fokus.
Berbicara mengenai olahraga, ada satu olahraga yang sangat digandrungi masyarakat di masa pandemi ini, yakni bersepeda. Tidak seperti masa pra-pandemi, saat ini mudah sekali bagi kita menemui para pesebeda di jalanan. Kini para pesepeda pun layaknya seperti pasukan semut yang tiba-tiba berkumpul dan bergerak beramai-ramai. Bedanya, para pesebeda ini tidak serapi semut ketika berjalan, bahkan pesepeda pun acap kali menganggu kendaraan lainnya di jalanan.
