Kalian pasti pernah mendengarkan lagu disjoki atau Disc Jockey (DJ) Remix yang ada di aplikasi musik, ataupun di kanal media sosial. Setiap kali mendengarkannya, entah kenapa kita selalu merasa senang dan bersemangat. Tanpa kita sadari, ternyata lagu-lagu tersebut sudah sangat berdampingan dengan keseharian kita, lho.
Di dunia yang tak pernah diam, dan di antara hiruk-pikuk sunyi. Ada satu bahasa yang dapat menyentuh hati manusia, yaitu musik. Musik dapat bercerita tentang berbagai hal seperti dinamika kehidupan, hingga kematian yang tidak dapat diungkapkan dengan kata. Salah satu musik yang menggambarkan dua fase ini adalah lagu yang berjudul “o, Tuan” dari grup band rock asal Indonesia, Feast.
Pernahkah kamu merasa ingin menangis seperti anak kecil di tengah realitas yang menuntutmu untuk selalu tersenyum layaknya orang dewasa? Dikomposeri dan ditulis oleh member SEVENTEEN, yaitu Woozi dan Scoups, “Kidult” merupakan b-side track dari mini album ke-7 SEVENTEEN, Heng:garæ, yang dirilis pada 22 Juni 2020. Lagu ini hadir sebagai pelukan hangat bagi siapa pun yang sedang berjuang menerima ketidaksempurnaan dalam proses menjadi dewasa.
Berawal dari sebuah lagu pengantar tidur yang diperuntukkan kepada putri kecilnya, Phil Collins sukses meciptakan sebuah lagu bertajuk “You’ll Be in My Heart”. Lagu yang menjadi salah satu soundtrack dari film Tarzan ini sukses menduduki nomor 21 di Billboard Hot 100 setelah dirilis tahun 1999. Melalui lagu ini, Phill Collins mendapatkan penghargaan Oscar dengan kategori lagu orisinal terbaik.
Ada lagu yang hanya sekadar untuk dinikmati telinga. Namun, terdapat pula lagu yang diam-diam mengalir sampai ke relung jiwa. Seperti lagu “Selalu Ada di Nadimu”, yang dinyanyikan oleh Prince Poetiray dan Quinn Salman dalam film animasi Indonesia yang belakangan ini sedang hangat diperbincangkan, Jumbo. Lebih dari sekadar soundtrack, lagu ini menjadi nadi yang menghidupkan keseluruhan isi cerita.
Jauh dari keluarga adalah keputusan yang berat bagi setiap orang. Meskipun begitu, tak jarang seseorang memilih untuk jauh karena beberapa alasan. Untuk berkuliah, bekerja, maupun lainnya. Rasa rindu tentunya akan selalu relate dengan banyak orang, terutama anak rantau. Jangankan jauh dari rumah, yang senantiasa di rumah pun sesekali tetap merindu, suasananya, hangat keluarganya.
Semua orang pasti pernah bermimpi untuk menjadi nomor satu di hidup seseorang—menjadi prioritas, selalu dipuji, dibanggakan, dan disayang. Rosé dari Blackpink, merilis sebuah lagu dengan judul “Number One Girl” yang menggambarkan perasaan-perasaan tersebut. Lagu ini merupakan b-side track dari album terbarunya, Rosie yang dirilis lebih dulu pada 22 November 2024.
Simbol cinta dan kebanggaan Indonesia, melodi indah “Tanah Airku” tak pernah gagal menggentarkan hati. Syairnya yang sederhana tetapi penuh makna, juga melodinya yang syahdu, seakan mampu menyentuh setiap hati yang mendengarnya. Lagu sakral nan memikat hati ini menjadi salah satu lagu nasional patriotik yang kerap dikumandangkan di berbagai penjuru negeri terutama dalam acara nasionalis.
“DNA” merupakan lagu dari grup musik asal Amerika Serikat, LANY yang beranggotakan dua orang, Paul Klein dan Jake Goss. Lagu “DNA” adalah salah satu lagu dari album keempat mereka bertajuk gg bb xx yang dirilis pada tanggal 3 September 2021 silam.
Melalui lagu “Kesawan Kita Berdua”, sang penulis Muhammad Fachrur Razie, ingin membawa pendengar ke perjalanan emosional, menyusuri setiap sudut kota yang penuh kehangatan dan cinta. Lirik-lirik dalam lagu ini menjadi pintu menuju akar ingatan nostalgia yang dalam.
