Musik

“Satu” – Dewa 19, Balada Cinta Abadi yang Tetap Hidup - www.mediapijar.com

“Satu” dari Dewa 19, Balada Cinta Abadi yang Tetap Hidup

Lagu “Satu” adalah salah satu single dari band legendaris Indonesia, Dewa 19. Lagu ini masuk dalam album Laskar Cinta yang resmi dirilis pada tahun 2004. Hadir dengan nuansa romantis sekaligus reflektif, “Satu” semakin meneguhkan posisi Dewa 19 sebagai salah satu band terbesar di masanya. Hingga kini, lagu ini masih kerap diputar dan dianggap abadi oleh para penikmat musik Indonesia.

Penyesalan dan Harapan untuk Kembali dalam Lagu “Terbuang dalam Waktu” - www.mediapijar.com

Penyesalan dan Harapan untuk Kembali dalam Lagu “Terbuang dalam Waktu”

Bagaimana rasanya melihat perubahan yang termakan oleh waktu pada orang tersayang? Detik waktu yang terus berjalan seolah menyiratkan bahwa sudah banyak hal terlewati. Kejadian di masa lalu yang kerap kali masih membekas dalam benak dan menimbulkan penyesalan, serta harapan akan putaran waktu untuk memperbaiki yang lalu.

Menyuarakan Perlawanan Lewat Lagu Padi Milik Rakyat

Menyuarakan Perlawanan Lewat Lagu Padi Milik Rakyat

Ada cara lain yang tak kalah lantang dalam menyuarakan hak dan harapan rakyat selain turun ke jalanan, yaitu dengan musik. Instrumen menjadi senjata, panggung menjadi ruang berbicara, dan lagu menjadi wadah menyampaikan asa yang tak lekas terbalas.

Sampai Jadi Debu, Tautan Cinta Dua Jiwa hingga Ajal Tiba - www.mediapijar.com

Sampai Jadi Debu, Tautan Cinta Dua Jiwa hingga Ajal Tiba

Apa yang pertama kali terlintas di pikiran ketika mendengar kata “cinta”? Kata-kata manis yang berirama layaknya sajak pada puisi, perlakukan manis seakan dunia milik sendiri, dan janji-janji romantis yang menautkan dua hati, semuanya adalah definisi cinta yang sering terdengar. Namun, apa jadinya jika dua insan saling bertaut, bahkan hingga ajal tiba? Barangkali itu bentuk cinta yang sesungguhnya.

Jerit yang Dibungkam dalam Lagu The Winner Takes It All - www.mediapijar.com

Jerit yang Dibungkam dalam Lagu The Winner Takes It All

The winner takes it all, the loser has to fall. Begitulah dunia menulis takdir, bukan dengan keadilan, melainkan dengan seleksi yang senyap dan tajam. Di dunia yang mengukur segalanya lewat piala, angka, dan selebrasi, tidak ada tempat bagi mereka yang tak sempat mencapai podium. Tak ada ruang untuk luka, apalagi penjelasan. Yang kalah, harus diam. Yang menang, disorot dari segala arah.

Menyuarakan Cinta yang Tak Pernah Terucap Lewat Lagu “Reality” - www.mediapijar.com

Menyuarakan Cinta yang Tak Pernah Terucap Lewat Lagu Reality

Bertemu dengan orang yang dicintai, tentu bahagia yang tiada duanya. Jantung berdegup kencang, hati berbunga-bunga, hingga makan dan tidur pun rasanya jadi tak tenang. Sering kali, kita memimpikan untuk bisa merajut kasih dengan orang yang dicintai.  Melalui lagu “Reality”, mereka yang jatuh cinta dalam diam akan merasa terhubung (relate), sebab suka-duka cinta tersaji lewat alunan melodi pop rock yang lembut, serta dibalut untaian lirik romantis nan melankolis yang menyetuh saat didengarkan.

Ancaman Orisinalitas Lagu di Balik Keseruan Lagu DJ Remix TikTok www.mediapijar.com

Ancaman Orisinalitas Lagu di Balik Keseruan Lagu DJ Remix TikTok

Kalian pasti pernah mendengarkan lagu disjoki atau Disc Jockey (DJ) Remix yang ada di aplikasi musik, ataupun di kanal media sosial. Setiap kali mendengarkannya, entah kenapa kita selalu merasa senang dan bersemangat. Tanpa kita sadari, ternyata lagu-lagu tersebut sudah sangat berdampingan dengan keseharian kita, lho.

Menemukan Makna Mendalam Tentang Hidup dan Kematian Dalam Lagu “O, Tuan” www.mediapijar.com

Menemukan Makna Mendalam Tentang Hidup dan Kematian dalam Lagu “O, Tuan”

Di dunia yang tak pernah diam, dan di antara hiruk-pikuk sunyi. Ada satu bahasa yang dapat menyentuh hati manusia, yaitu musik. Musik dapat bercerita tentang berbagai hal seperti dinamika kehidupan, hingga kematian yang tidak dapat diungkapkan dengan kata. Salah satu musik yang menggambarkan dua fase ini adalah lagu yang berjudul “o, Tuan” dari grup band rock asal Indonesia, Feast.

Belajar Menerima Ketidaksempurnaan di Usia Dewasa dalam Lagu “Kidult” www.mediapijar.com

Belajar Menerima Ketidaksempurnaan di Usia Dewasa dalam Lagu “Kidult”

Pernahkah kamu merasa ingin menangis seperti anak kecil di tengah realitas yang menuntutmu untuk selalu tersenyum layaknya orang dewasa? Dikomposeri dan ditulis oleh member SEVENTEEN, yaitu Woozi dan Scoups, “Kidult” merupakan b-side track dari mini album ke-7 SEVENTEEN, Heng:garæ, yang dirilis pada 22 Juni 2020. Lagu ini hadir sebagai pelukan hangat bagi siapa pun yang sedang berjuang menerima ketidaksempurnaan dalam proses menjadi dewasa.