Hits: 44
Patrycia Gloryanne Pasaribu
Pijar, Medan. Kalian pasti pernah mendengarkan lagu disjoki atau Disc Jockey (DJ) Remix yang ada di aplikasi musik, ataupun di kanal media sosial. Setiap kali mendengarkannya, entah kenapa kita selalu merasa senang dan bersemangat. Tanpa kita sadari, ternyata lagu-lagu tersebut sudah sangat berdampingan dengan keseharian kita, lho.
Ketika sedang berkendara, saluran radio kesayangan kita memutarnya. Ketika sedang menggunakan aplikasi TikTok, beranda rekomendasi kita kerap menyuguhkannya. Ketika mengikuti tren di salah satu sosial media, tren tersebut dikemas dengan jenis lagu ini. Bahkan, ketika sedang mendengarkan lagu di aplikasi musik, jenis lagu tersebut sering terputar di daftar lagu kita. Hal ini semakin mendukung pernyataan bahwa lagu-lagu ini telah menyita sebagian besar dari perhatian kita, bahkan menjadi “kebiasaan” baru bagi para pendengar.
DJ atau pramu irama merupakan seseorang yang memainkan rekaman musik, ataupun suara yang sudah disiapkan sebelumnya dengan menggunakan piringan ataupun cakram. Biasanya, orang-orang yang terampil menjadi DJ sering tampil pada sebuah klub, bar, ataupun festival dan ditampilkan secara live.
Remix (padu ulang) adalah suatu media yang mengalami hasil pengubahan dari keadaan aslinya, seperti menambahkan dan mencampurkan, ataupun menghapus audio instrumen. Aliran musik yang dihasilkan dengan teknik remix ini mengalami proses pengolahan dengan berbagai unsur-unsur instrumen, agar mampu menghasilkan lagu dengan versi terbaru.
Biasanya, lagu DJ Remix memiliki tempo yang cepat dan repetitif. Sehingga, pendengar merasa seperti ingin menari ketika sedang mendengarkannya. Jenis lagu ini sudah sangat populer di berbagai kanal media sosial, khususnya TikTok. Bahkan, lagu DJ Remix TikTok ini menjadi fenomena baru bagi penikmatnya, terkhusus bagi Generasi Z dalam menikmati alunan musik.
Fenomena ini menjadi hiburan dan kesenangan tersendiri bagi para penikmatnya. Selain memberikan efek semangat dari tempo musiknya, jenis lagu ini juga dikemas dengan berbagai tren konten terkini. Hal ini membuat banyak orang menggunakan lagu tersebut sambil melakukan berbagai tren yang ada.
Terlepas dari keseruan lagu DJ Remix, keberadaan lagu jenis ini juga menjadi ancaman bagi keaslian, maupun hak cipta pada suatu karya lagu. Hal ini didasari dengan banyaknya kreator dari lagu DJ Remix TikTok yang mengembangkan karyanya dengan cara menggarap berbagai lagu dari artis lokal dan internasional.
Hal tersebut menjadi sebuah ancaman dan tantangan bagi para musisi sebagai pelaku asli dari lagu-lagu yang digarap. Pasalnya, banyak sekali pendengar yang lebih menikmati sebuah lagu dengan versi remix daripada versi aslinya. Hal ini membuat apresiasi khalayak publik berkurang terhadap karya orisinil musisi lokal, maupun interlokal.
Kondisi tersebut banyak menimbulkan berbagai respons dari seluruh khalayak berdasarkan pandangan, maupun perspektif yang beragam. Sebagian pendengar berargumen bahwa keberadaan lagu DJ Remix harusnya hanya dianggap sebagai hiburan semata. Sedangkan, sebagian pendengar lainnya beranggapan bahwa di balik keseruannya, bentuk penghargaan terhadap karya dari musisi harusnya lebih ditingkatkan, dan tidak bisa disepelekan begitu saja.
Sebenarnya, keberadaan lagu DJ Remix TikTok ini perlu dinilai dari berbagai sudut pandang. Terutama sebagai pendengar, tidak ada salahnya untuk menikmati ragam karya dari jenis lagu tersebut. Namun, apresiasi karya orisinil terhadap musisi terkait juga harus menjadi prioritas utama. Dengan menerapkan ini, tentu kita akan memiliki sikap bijak sebagai pendengar maupun penikmat lagu.
(Redaktur Tulisan: Kelly Kidman Salim)

