Berbeda dengan film-film lain yang penuh warna dan terkesan ceria, kali ini Disney cenderung menonjolkan suasana muram dan gelap dengan judul “Cruella”
Apakah keluarga hanya orang-orang yang tinggal bersama di dalam rumah? Atau keluarga hanya orang-orang yang memiliki ikatan darah dengan diri kita saja? Simak pencarian makna keluarga ini dalam film Ali dan Ratu-Ratu Queens.
Walau waktu tak dapat diulang, sejarah tetap dapat dilihat melalui gambaran dari beberapa film. Salah satunya adalah film yang berjudul De Oost (The East).
Di sana, tinggal puluhan anak dari latar belakang berbeda yang telah kehilangan keluarga sejak mereka kecil. Kehidupan di panti ini tidak sama seperti kebanyakan cerita di luar sana yang biasanya diisi dengan kesedihan.
Salah satu dialog yang diulang beberapa kali dalam film ini adalah “We’re an animal” dijadikan dasar dalam melakukan perilaku tak beradab oleh para dokter gila tersebut.
Ironi dari realita produk kosmetik itu disajikan melalui animasi film dokumenter Save Ralph. Film hasil garapan Humane Society International (HSI) bersama sejumlah sineas dan bintang film Hollywood ini menjadi ajang kampanye yang bertujuan untuk mengakhiri uji coba kosmetik pada hewan di seluruh dunia.
Mafia, satu kata yang bisa membuat orang-orang takut saat mendengarnya. Lalu, bagaimana dengan mafia di drama korea Vincenzo ini?
Jika film animasi umumnya hanya memberikan cerita yang menghibur, lain halnya dengan serial animasi Nussa yang sekaligus memberikan pengetahuan dan pendidikan moral pada anak-anak. Menggarap tema edukasi Islam, serial animasi dalam negeri ini sangat cocok untuk menjadi tontonan anak-anak.
“Hidup adalah kenyataan yang paling kompleks—dan kita tak boleh menceritakannya dengan tidak baik hanya untuk mudah diterima. Begitulah Minari dalam layar bingkai kejujuran.”
Perihal menjadi perempuan bukanlah hal yang mudah. Terlebih, banyaknya stigma di masyarakat yang semakin menyudutkan jati diri setiap perempuan. Perempuan harus pandai masak, perempuan harus lemah lembut, perempuan harus ini dan itu. Ini bukan hanya soal sumur, dapur, dan kasur, tetapi juga soal pencarian jati diri yang sesungguhnya. Begitulah situasi perempuan Inggris pada abad ke-19 dalam film Enola Holmes.
