Chairunnisa Asriani Lubis

“Lakukan semuanya hanya karena Allah, maka segala hal akan jadi indah”- Nussa: Belajar Ikhlas.

Pijar, Medan. Jika film animasi umumnya hanya memberikan cerita yang menghibur, lain halnya dengan serial animasi Nussa yang sekaligus memberikan pengetahuan dan pendidikan moral pada anak-anak. Menggarap tema edukasi Islam, serial animasi dalam negeri ini sangat cocok untuk menjadi tontonan anak-anak khususnya di bulan Ramadhan saat ini. Terlebih cerita yang dihadirkan sangat relate dengan kehidupan sehari-hari umat Islam.

Serial animasi Nussa diproduksi oleh studio animasi The Little Giantz bersama 4Stripe Productions dan ditayangkan sejak November 2018 melalui kanal YouTube Nussa Official. Hingga kini, Nussa Official pun sudah memiliki 7,63 juta subscriber. Serial ini mengusung cerita kehidupan sehari-hari anak laki-laki bernama Nussa yang ditemani adik perempuannya, Rara. Dilengkapi lagi karakter sang Ibu yang dipanggil Umma.

Nussa sebagai tokoh utama, selalu diceritakan sebagai contoh panutan untuk sang adik yang sifatnya masih sangat polos dan ingin mengetahui banyak hal. Seperti pada episode pertama yang berjudul “Tidur Sendiri, Gak Takut!”, diceritakan bahwa kala itu Rara tidak bisa tidur karena ia melihat sesuatu yang membuatnya takut. Nussa sebagai kakak pun mengingatkan Rara untuk membaca doa dan berwudhu dahulu sebelum tidur.

Tak hanya seputar mencontohkan gaya hidup yang baik, serial Nussa juga menyuguhkan episode-episode yang membangun moralitas anak, salah satunya pada episode “Belajar Ikhlas”. Nussa mengajari Rara bagaimana caranya untuk belajar ikhlas terhadap apa yang dilakukan kepada orang lain.

Uniknya lagi, Nussa dikarakterkan sebagai seorang anak laki-laki yang mempunyai kekurangan fisik pada bagian kaki kirinya sehingga ia harus menggunakan kaki palsu. Ini menjadi salah satu hal yang juga mengajari penontonnya untuk menerima segala kekurangan yang ada dan senantiasa selalu merasa bersyukur.

Serial animasi Nussa sempat tayang di beberapa saluran televisi gratis Indonesia seperti di NET pada Ramadhan tahun 2019 dan di Trans TV pada Ramadhan tahun 2020 lalu. Namun sangat disayangkan Ramadhan tahun ini tampak serial Nussa tidak lagi mewarnai layar kaca televisi Indonesia. Hal ini karena sejalan dengan pandemi Covid-19 yang berdampak pada proses produksi dari tim Nussa. 70 persen karyawan yang memproduksi animasi Islami ini terpaksa harus diberhentikan.

Meski begitu, Indonesia patut bangga pernah mempunyai film animasi dalam negeri yang mengandung banyak pesan-pesan positif untuk ditonton. Pesan-pesan yang disampaikan sangat mudah dipahami dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Berkat kesuksesannya sebagai film animasi edukasi, serial animasi Nussa pernah berhasil meraih penghargaan sebagai Film Animasi Pendek Terbaik di ajang Festival Film Indonesia (FFI) pada Desember 2019 lalu.

(Editor: Widya Tri Utami)

Leave a comment