Manusia dan ponsel adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan saat sekarang ini. Dari mulai membuka mata di pagi hari hingga kembali terlelap di malam hari, sudah menjadi hal yang wajar jika manusia menghabiskan waktunya bersama ponsel. Bahkan saat ke toilet sekalipun, tidak sedikit yang mengikut sertakan ponsel bersamanya. Kebiasaan membawa ponsel ke toilet faktanya tidak baik lho untuk kesehatan.
Indonesia dilahirkan oleh puisi yang ditulis secara bersama-sama oleh para pemuda dari berbagai wilayah tanah air. Puisi pendek itu adalah Sumpah Pemuda. Ia memberi dampak yang panjang dan luas bagi imajinasi dan kesadaran rakyat nusantara. Sejak itu pula, sastrawan dari berbagai daerah menulis dalam Bahasa Indonesia, mengantarkan bangsa Indonesia meraih kedaulatan sebagai bangsa yang merdeka.
Halaman belakang buku berisikan sebuah paragraf yang bertuliskan, “Buku ini wajib dibaca pelajar SMA, mahasiswa, para orangtua, karyawan, petinggi perusahaan, para pengambil kebijakan di institusi pendidikan, anak start-up, anak muda berkarya, pengemudi ojek online, abang ondel-ondel, hingga Presiden Korea Utara agar kita dapat memutuskan seberapa penting sebenarnya nilai sebuah ujian.”
Begitulah salah satu kutipan terbaik yang ada di My Sister’s Keeper. Pernahkah kita bertanya pada diri sendiri, apa alasan sebenarnya kita dilahirkan ke bumi ini? Harapan orangtua, kecelakaan, atau ada alasan tertentu? Seperti Anna Fitzgerald yang dilahirkan sebagai pendonor organ tubuh kepada kakaknya, Kate Firzgerald.
Keluarga Firzgerald telah hidup sempurna dengan dua anak, Jesse and Kate Fitzgerald. Sampai suatu ketika Kate didiagnosa menderita penyakit leukemia dan membutuhkan donor sumsum tulang belakang. Sayangnya tak satupun anggota keluarga Firzgerald memiliki organ Human Leukocyte Antigen (HLA) yang cocok dengannya.
Malam ini awan menangis, air matanya jatuh menyapu pekat debu yang belakangan memenuhi sudut kota. Seakan tahu isi hatiku kini, hujan turun di saat yang tepat. Aku tidak sedang sedih, hanya sedang rindu, sedikit.
Pijar, Medan. Tak terasa kita sudah berada di penghujung bulan Sya’ban. Bulan Ramadhan, penuh berkah yang selalu dinanti-nanti oleh seluruh kaum Muslimin dengan penuh kerinduan sudah tinggal menghitung hari. Sebelum memulai berpuasa, pengumuman resmi akan penetapan 1 Ramadhan menjadi hal yang ditunggu-tunggu oleh banyak masyarakat di Indonesia.
Petra Joshua Sihombing atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Petra Sihombing, merupakan pria kelahiran Jakarta 27 tahun silam. Petra Sihombing merupakan anak dari Franky Sihombing yang merupakan seorang musisi gospel Indonesia. Petra memulai debutnya pada tepat pada tahun 2009.
“Buku adalah jendela dunia,” kalimat ini sepertinya sudah tidak asing lagi bagi banyak orang. Lewat buku, kita dapat menjelajah dunia tanpa harus berpindah tempat. Lewat buku, kita dapat menemukan berbagai wawasan yang dapat membuka pikiran kita dalam melihat dunia. Namun, nampaknya belum banyak orang yang tahu bahwa ternyata terdapat peringatan Hari Buku Sedunia.
Tanggal yang bertepatan pada musim semi di Northern Hemisphere (belahan bumi utara) dan musim gugur di belahan bumi selatan yakni 22 April diperingati sebagai Hari Bumi Internasional.
Hari Bumi merupakan sebuah momentum yang dirancang sebagai bentuk apresiasi terhadap bumi. Mengingat semakin hilangnya kesadaran terhadap bumi, maka hadirlah Hari Bumi yang bertujuan untuk mendukung dan meningkatkan kesadaran masyarakat di seluruh dunia untuk tetap peduli dan melindungi lingkungan.
Hadiah merupakan salah satu bentuk pengapresiasian dari orang lain kepada mahasiswa yang baru saja menyelesaikan sidang akhir. Bentuk pengapresiasian ini seringkali berupa sesuatu yang dianggap berwujud dan memiliki nominal.
