Hits: 47
Miftahul Jannah Sima / Erizki Maulida Lubis
Pijar, Medan. Himpunan Mahasiswa Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis USU (HMA FEB USU) kembali mengadakan acara tahunan mereka, yaitu Food Expo. Acara yang digelar di parkiran FEB USU ini berlangsung selama dua hari yakni pada (17-18/12).
Food Expo yang merupakan acara tahunan dari HMA FEB USU, kali ini sukses mengadakan acara yang sama untuk ketiga kalinya. Acara dibuka pada hari Selasa (17/12) yang sudah banyak menyajikan ragam kuliner serta baju-baju yang telah tersusun rapi di 35+ tenant.
Ketika kita memasuki area lapangan parkir FEB USU, ragam makanan pun seakan menyambut kita dengan meriah. Terdapat kebab, cendol, dimsum, burger, mie ayam, sate padang, dan seblak. Tak kalah menarik, terdapat jajanan asal Korea yang dapat kita santap di Food Expo ini. Salah satunya seperti tteokbokki. Harga yang ada juga bervariasi mulai dari Rp 10.000 hinga Rp. 25.000 untuk makanannya.

Food Expo sendiri memiliki latar belakang yang menarik, sehingga acara ini selalu di adakan setiap tahunnya. Acara ini diadakan sebagai ajang untuk para mahasiswa FEB USU yang ingin belajar bagaimana caranya menjual suatu produk dan juga melatih marketing mereka. “Tujuan diadakannya Food Expo ialah untuk menarik minat mahasiswa dalam pembelajaran di bidang bisnis,” ujar Fikri Atala selaku Ketua Panitia.
Pada hari kedua yang merupakan puncak dari acara Food Expo, juga berlangsung dengan meriah. Dapat dilihat saat pengunjung semakin meningkat untuk datang ke acara tesebut. Selain itu, diadakan pula games dan acoustic performance untuk menghibur para pengunjung yang datang. Nah, untuk games-nya sendiri, setiap pengunjung yang datang akan diberikan kupon games untuk dapat mengikuti games-games yang ada.
Dibalik suksesnya acara, terdapat sedikit kendala yaitu saat panitia menetapkan tempat. “Harapan saya untuk acara tahun depan, panitia lebih prepare dalam segi lapangan atau tempat,” tegas Fikri.
Lidya Sutanto, salah satu pengunjung Food Expo sangat antusias menghadiri acara tersebut. Ia ingin mencicipi berbagai macam kuliner yang ada. Bahkan ia hadir di hari pertama dan kedua karena untuk menyantap kembali seblak yang dijual ketika acara berlangsung. “Saya sih berharap agar dalam pargelaran acara bazar makanan sebaiknya membuat promosi seperti adanya video teaser dan flyer-flyer yang menarik,” kata Lidya.
(Redaktur Tulisan: Widya Tri Utami)

