Rainer Abraham Purba adalah sosok yang tidak pernah berhenti menyerah sebelum mencapai mimpinya. Ia mungkin tak pernah membayangkan langkah hidupnya akan menempuh perjalanan sejauh ini.
Evan Abraham Harahap yang akrab disapa Evan, merupakan seorang pelajar di Sekolah Strada Slamet Riyadi 2 Tangerang. Terpilih sebagai Pameris di Pameran Kids Beinnale Indonesia, pria asli asal Medan ini sudah menunjukkan ketertarikan menggambar dan mewarnai sejak dini.
Terkenal dengan berbagai karya luar biasa, kerap mendominasi rak di toko buku dengan sampul bertuliskan namanya, hingga diangkat menjadi film layar lebar. Ika Natassa, seorang bankir yang juga merupakan penulis legendaris asal Indonesia.
Ryan Adriandhy, sutradara dari film Jumbo ini mengambil langkah yang berbeda dari kebanyakan pelaku industri hiburan. Pria yang akrab disapa Ryan ini awalnya dikenal publik lewat panggung komedi. Sekarang, ia berkecimpung di dunia animasi, mimpinya sejak kecil.
Tri Adinata, lulusan Pendidikan Seni Musik dari Universitas Negeri Medan (Unimed) dan kini menjadi guru musik di SMP dan SMA Swasta Al-Azhar Medan. Tri Adinata, kerap disapa Sir Nata ini memiliki keunikan saat mengajar musik. Pada unggahan video Youtube acara televisi TOP di NET TV melalui akun MDTV official pada 14 Februari 2020, terungkap bahwa Adinata mengajar dengan sangat ekspresif dan ceria karena ia terinspirasi dari ibunya yang merupakan seorang guru favorit bagi para muridnya.
Pernah menjadi salah satu korban dampak erupsi Gunung Sinabung, Aflah Fajari kini menjadi sosok inspiratif muda bagi orang di sekitarnya. Pemuda kelahiran tahun 1998 ini merupakan seorang pendiri sekaligus pembina di sebuah komunitas relawan pendidikan, yakni Rumnet.
Sebagian orang mungkin mengenal Bagus Satrio Utomo sebagai sosok Youtuber yang aktif menyuarakan konten edukasi yang membahas topik-topik terkait pendidikan tinggi dan jalur karir profesional guna membantu generasi muda untuk mencapai mendidikan terbaik dan karir yang matang.
Vania Winola Febriyanti atau yang kerap disapa Vania, merupakan seorang remaja berusia 17 tahun yang aktif menjadi pemengaruh (influencer) atau kreator konten (content creator). Vania kerap membagikan keseharian di akun media sosialnya, seperti Instagram, TikTok, bahkan YouTube.
Dilatarbelakangi oleh pendidikan teknik dan kegemaran akan robotika, lulusan S1 Teknik Informatika Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Potensi Utama ini percaya bahwa memperkenalkan robotika sejak dini akan mempersiapkan anak-anak menghadapi tuntutan dunia yang semakin digital.
Perjalanan Zhafira dalam mencapai kesuksesan tidaklah datang secara instan. Lahir dan dibesarkan dengan latar belakang pendidikan yang kuat, Zhafira berhasil menyita perhatian publik karena meraih beasiswa penuh dari pemerintah Jepang untuk melanjutkan studi sarjananya di Osaka University.
