Tak terasa Hari Raya Idul Fitri telah tertinggal jauh. Hari Lebaran yang sebelumnya kita tunggu sekarang telah kita lewati. Suasana Lebaran sedikit demi sedikit mulai memudar. Jika minggu sebelumnya masyarakat berbondong-bondong mudik ke kampung halaman untuk merayakan Lebaran, kali ini satu persatu mulai kembali ke kota untuk beraktivitas seperti biasa.
Pernahkah kamu keliru dalam memaknai sebuah gambar pada benda mati? Jika pernah, bisa saja kamu mengalami fenomena pareidolia. Mungkin istilah pareidolia terdengar asing untuk beberapa orang, tetapi pareidolia termasuk salah satu fenomena dalam dunia psikologi, loh!
Belakangan ini banyak sekali beredar poster bahkan foto yang menyerupai animasi kartun Disney. Bahkan tak jarang terlihat berbagai foto yang tidak cartoon-able
seseorang menganggap dirinya memiliki hubungan yang dirasakan secara sepihak. Seseorang tersebut akan menciptakan narasi sendiri tentang pengalaman romantis dengan sosok yang disukainya.
Fenomena merekam orang asing secara diam-diam dan menyebarkannya ke media sosial sesungguhnya merupakan perbuatan yang tidak dibenarkan hukum.
Pernahkah kamu merasakan sedih, malas, atau bahkan tidak bersemangat untuk kembali pada aktivitas rutin usai liburan? Padahal, liburan membuat suasana hati senang dan bahagia
Istilah phubbing digunakan untuk menggambarkan perilaku di mana seseorang sangat asyik bermain dan memperhatikan perangkat ponselnya daripada berinteraksi dengan orang yang ada di sekitarnya.
Setelah lelah satu harian bekerja ataupun melakukan aktivitas yang padat dan menumpuk, terkadang muncul pemikiran “Aku sibuk seharian, wajarlah kalau aku me time sebentar”, padahal tubuh sudah membutuhkan istirahat. Alih-alih tidur untuk istirahat, ada yang memilih menghabiskan waktunya di malam hari untuk relaksasi atau biasa disebut dengan Revenge Bedtime Procrastination (RBP).
personality color mencerminkan apa yang cocok dengan penampilan kita serta dapat memancarkan aura kita secara alami.
The power of mind atau bisa diartikan sebagai kekuatan dari pikiran adalah kekuatan yang terbesar dalam diri manusia sebagai pengaruh dalam penentu jalan hidup. Pikiran manusia seakan dapat mengendalikan kekuatan yang ada pada dirinya.
