Hits: 12Siti Farrah Aini “Atas nama, Dwinada,” seru seorang barista dengan kepala yang menyembul dari bilik bertanda “deliver”. Aku beranjak…
Umat Kristiani memperingati Kenaikan Yesus Kristus 40 hari setelah kebangkitan-Nya dari kematian sebagai tanda kemenangan Yesus atas dosa dan maut, sekaligus pengingat akan janji kedatangan-Nya kembali.
Sal Priadi sangat piawai dalam menulis lirik lagu yang puitis dengan makna yang begitu mendalam. Pada 30 April 2024, ia kembali merilis sebuah lagu yang diberi judul “Ada Titik-titik di Ujung Doa”. Hingga saat ini, lagunya telah didengar lebih dari 67 juta kali di Spotify. Musik videonya sendiri dirilis pada 11 Maret 2026 dan telah mencapai 3,2 juta penayangan di YouTube.
Hits: 29Grace Estephania Di batas senja kutitipkan angan, terhembus lembut di hembus bayangan. Sukma berlayar tanpa beban, menyusuri sunyi, mencari…
Bagaimana rasanya melihat perubahan yang termakan oleh waktu pada orang tersayang? Detik waktu yang terus berjalan seolah menyiratkan bahwa sudah banyak hal terlewati. Kejadian di masa lalu yang kerap kali masih membekas dalam benak dan menimbulkan penyesalan, serta harapan akan putaran waktu untuk memperbaiki yang lalu.
Hits: 29Tasya Azzahra Pengap dan sesak sehingga gugup Padahal dulu ada asa untuk hidup Masih adakah harapan itu Ataukah…
Pernahkah kamu merasa, hidupmu yang menurutmu sudah dalam porsi pas, tiba-tiba berubah menjadi hidup yang “katanya” lebih baik, tetapi kamu sama sekali tidak menginginkan itu?
“Hidup adalah kenyataan yang paling kompleks—dan kita tak boleh menceritakannya dengan tidak baik hanya untuk mudah diterima. Begitulah Minari dalam layar bingkai kejujuran.”
Perjuangan dan harapan, sebuah bagian yang melekat dalam hidup manusia. Setiap insan yang memiliki harapan tentunya akan berjuang untuk mencapainya. Berbicara tentang perjuangan, Christian Zebua merupakan sosok pejuang dalam segala hal, terutama untuk daerah asalnya, Pulau Nias
Indonesia merupakan negara kedua penghasil sampah terbesar di dunia. Terlebih lagi sampah plastik yang selalu menjadi masalah utama yang tidak akan ada habisnya. Teksturnya yang sulit terurai menyebabkan pencemaran lingkungan, baik pencemaran tanah maupun laut. Dilansir dari indonesiabaik.id, sebesar 1,3 juta ton sampah plastik di Indonesia bermuara di laut setiap tahunnya. Berbicara mengenai sampah plastik, Edy Suranta sosok yang saat ini viral karena telah mengubah limbah plastik menjadi sebuah karya seni lukisan.
