Tiga bulan purnama telah berlalu semenjak Alis meninggalkan kota kecil yang biasa ia panggil rumah. Hari demi hari ia lewati dengan rasa hampa. Berlembar-lembar kertas ia coret untuk menuliskan surat kepada keluarga di kampung halamannya. Tidak terhitung berapa tetes air mata yang telah jatuh sejak hari pertama ia pindah ke kota besar, Jakarta.
“Mas Aji, paket saya kapan sampai ya?”
“Mas, surat saya sudah sampai?”
Dari salah satu sudut Kota Jakarta, kalimat-kalimat tersebut seolah sudah menjadi sapaan hangat yang tidak asing lagi bagi seorang pria muda berkulit coklat dengan senyuman manis di wajahnya.
Dikenal sebagai siswa paling rajin dan disiplin di sekolah, Lisa, si anak SMA yang baru duduk di kelas 11 terpaksa harus menjadi “target empuk” para pembuli. Semua bermula dari insiden kelas minggu lalu.
Hits: 13Shafna Jonanda Soefit Pane Berisik terdengar dari gudang bawah rumah. Barang yang saling bergesekan, batuk terdengar disertai ocehan. Seorang…
Hits: 18Evelin M. Purba “Woy, Sya, melamun aja lo!” Cita mendatangi Sya yang sedang melamun di bangkunya. “Iya nih Cit,…
Hits: 10Jennifer Francesca Kota kecil itu masih berusaha pulih dari kekacauan akibat kecelakaan kereta api beruntun, yang menelan banyak korban…
Hits: 16Nathasya Sianipar Pijar, Medan. Di sebuah desa kecil yang terletak di lereng bukit, hidup seorang anak kecil bernama Lupin.…
Hits: 134Alya Amanda Sesungguhnya berbicara denganmu Tentang segala hal yang bukan tentang kita “Nah, ini, nih, masuk ke bagian yang…
Hits: 31Shafna Jonanda Soefit Pane Mataku memandang ke depan lurus dan tidak berpindah sedikit pun. Di dalam kepalaku, sudah banyak…
Hari ini merupakan jadwal rutin mingguan Andini untuk berlatih balet, terlebih dalam sebulan ke depan, Andini akan tampil pada sebuah konser balet yang akan dihadiri banyak sekali penari balet profesional dari berbagai daerah.
