Diskusi Kampus II GMKI FEB USU telah terlaksana pada tanggal 22 November 2024 dengan tema “Mengulas Implementasi Program MBKM yang Menjadi Paradigma Belajar pada Mahasiswa: Tetap Berlanjut?”. Diskusi ini dihadiri oleh M. Hadyan Yunhas Purba, Ajeng Sri Rahayu, Samuel Bernas Siahaan sebagai speaker dan 55 orang peserta dari beberapa fakultas dan organisasi di USU.
Sikkola Rakyat Indonesia merupakan organisasi gerakan sosial pendidikan yang bergerak dalam bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. Organisasi ini merupakan contoh nyata bagaimana budaya terbuka dan partisipatif menjadi dasar untuk menciptakan dampak positif bagi masyarakat. Dalam pendekatannya, Sikkola Rakyat mengedepankan kolaborasi dan komunikasi dua arah, di mana setiap individu dalam komunitas memiliki kesempatan untuk berkontribusi
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Peradi Medan adalah salah satu cabang organisasi advokat di Indonesia yang lahir di tengah masyarakat untuk memberikan layanan gratis berupa bantuan hukum, pendampingan hukum, dan lain sebagainya. Sebagai organisasi yang cukup besar, DPC Peradi Medan tetap memiliki budaya dan pemimpin yang mampu mempertahankan eksistensi mereka.
Dalam konteks PUI Mangrove, sebuah organisasi penelitian dan pengabdian masyarakat berbasis internasional yang bergerak di bidang konservasi hutan mangrove, komunikasi organisasi memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan organisasi ini di setiap kegiatan.
Sebagai negara demokrasi, pemilihan kepala daerah yang diharapkan dapat memajukan dan menyejahterakan daerahnya, dilakukan dengan menyelenggarakan pemilihan umum. Hal itu merupakan perwujudan sistem ketatanegaraan yang demokratis dan berintegritas demi mewujudkan kedaulatan rakyat untuk menghasilkan wakil rakyat dan pemerintahan daerah yang demokratis.
Seperti yang kita ketahui, partisipasi generasi muda khususnya mahasiswa memegang peranan krusial dalam pemilihan umum. Terlebih pula, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 akan dilaksanakan pada tanggal 27 November mendatang. Tentunya, para pasangan calon menyusun strategi jitu dengan cara menyasar pemegang suara terbanyak, yakni generasi muda. Oleh karena itu, media online menjadi opsi terbaik dalam menggaet suara terbanyak.
Saat ini, zaman sudah berada di Era 4.0 dimana perkembangan teknologi kian terasa pada era ini. Adanya perkembangan teknologi tersebut sangat membantu kita dalam memproses, mengolah, mendapatkan, serta menyimpan informasi. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, khususnya media sosial, telah mengubah paradigma komunikasi politik modern.
Hukum Adat Dalihan Natolu mungkin tidak lagi terdengar asing bagi masyarakat suku Batak Toba, tetapi istilah ini masih jarang terdengar untuk sebagian lainnya. Hukum Adat Dalihan Natolu sendiri merupakan filosofis dan dasar kehidupan masyarakat Batak, khususnya suku Batak Toba yang tinggal di Sumatera Utara serta diwariskan secara turun-temurun. Hukum ini memiliki arti penting dalam kehidupan sosial budaya karena bertujuan untuk memperlihatkan kesamaan peran, kewajiban, dan hak setiap individu dalam keluarga pada suku Batak Toba.
Dewasa ini, teknologi berkembang sangat pesat. Kemunculan internet, smartphone, dan berbagai alat canggih lainnya membantu mempermudah pekerjaan manusia. Bahkan, dengan majunya teknologi, komunikasi antarmanusia menjadi semakin lancar dan baik. Sebelum adanya teknologi, manusia sulit berkomunikasi jika sedang berjauhan.
Sebagian anak menjadi target bullying karena berasal dari latar belakang etnik, keyakinan, ataupun budaya yang berbeda dari kebanyakan anak di lingkungan tersebut. Sebagian anak yang lain juga menjadi target dikarenakan mereka memiliki kemampuan atau bakat istimewa. Ada pula anak-anak yang menjadi korban bullying karena mereka memiliki keterbatasan kemampuan tertentu, misalnya mengalami kesulitan membaca atau kesulitan berhitung.
