Museum yang telah diresmikan sejak tanggal 19 April 1982 ini memiliki berbagai koleksi sejarah yang sangat beragam
Boontjies biasa disebut dengan “buncis” dan merupakan kedai kopi yang telah berdiri sejak 2020 lalu. Tempat ini sangat cocok menjadi persinggahan ketika kita sedang penat dengan hiruk pikuknya kehidupan. Ngopi santai sejenak di Bountjies tampaknya pilihan yang tepat.
Perpustakaan yang terletak di Jalan. Perpustakaan No. 1, Padang Bulan ini, kini sudah banyak digunakan mahasiswa tidak hanya untuk belajar tetapi digunakan juga sebagai tempat berkumpul dengan teman dan beristirahat
Kerang rebus merupakan jajanan yang mudah sekali ditemukan di setiap kota. “Kerang Rebus Murni” menjadi gerai yang menyediakan kuliner kerang yang paling melegenda di Kota Medan, sebab sudah berdiri sejak 24 tahun yang lalu.
Meskipun termasuk kategori makanan pokok, nyatanya ubi jalar juga kerap digunakan sebagai bahan dasar aneka olahan camilan lezat yang menggugah selera.
Selain harga menu yang ekonomis, Garasi Cafe juga menawarkan kenyamanan. Pengunjung bebas menggunakan wifi, bermain beberapa permainan seperti kartu uno, jenga tumbling tower, dan catur. Bahkan, mengisi ulang air putih jika minuman yang kita pesan telah habis yang diperoleh secara gratis.
Jika mendengarkan kata jus pasti yang terbesit di pikiran kita adalah jus buah-buahan seperti jus mangga, jus alpukat, jus jeruk, dan lain sebagainya. Namun, terdengar asing apabila jus buah pada umumnya menjadi jus kopi. Sebab, biasanya kopi disajikan dengan di seduh bukan dijadikan jus. Ternyata minuman tersebut ada di Medan bernama Jus Kuphi.
Tsuru-Tsuru merupakan tea bar yang baru saja diresmikan tepat pada Juli 2022. Tempat nongkrong ini berlokasi di ruko kecil Jalan Mayjen D.I Panjaitan No. 185 tepatnya di sebelah Garpoo. Tsuru Tsuru ini dibuka mulai dari pukul 10.00-22.00 WIB pada hari Senin hingga Jumat dan pukul 10.00-23.00 WIB pada hari weekend.
kantor pos ini akhirnya menjadi Pos Bloc Medan berawal dari keputusan walikota Medan sendiri, Bobby Nasution dengan bekerja sama antara BUMN (PT Pos Properti Indonesia & PT Ruang Kreatif Pos Medan) dan pihak pemerintah untuk menunjang kegiatan bisnis para UMKM kota Medan dalam ruang kreatif dengan merevitalisasi gedung Pos Indonesia Medan.
Secara bahasa, “sala” artinya goring, sedangkan “lauak” artinya ikan. Namun, Sala Lauak bukanlah ikan goreng dalam artian sebenarnya. Makanan satu ini merupakan camilan yang terbuat dari tepung beras dan ikan asin atau ikan teri serta rempah-rempah yang dihaluskan dan dimasak sebentar, antara lain cabai, kunyit, daun kunyit, bawang merah, bawang putih, garam dan air.
