Hits: 30

Marcheline Darmawan

Pijar, Medan. Kamu pasti sudah akrab dengan benda yang dinamakan keranjang. Ya, sebuah keranjang biasanya terbuat dari rotan, anyaman bambu atau pandan.  Sebuah keranjang biasanya  digunakan untuk menampung atau membawa barang, tetapi lain halnya dengan keranjang asal negeri singa satu ini.

Yam Basket atau Yam Ring yang dalam bahasa Indonesia disebut juga Keranjang Keladi adalah hidangan asal Singapura yang diperkenalkan oleh chef  Hooi Kok Wai ketika ia masih bekerja di Cathay Restaurant. Chef Hooi adalah salah satu dari “Four Heavenly Chefs”, julukan untuk empat orang koki handal di Singapura. Ternyata, pendiri Dragon Phoenix Restaurant ini menciptakan hidangan Yam Basket karena ada alasan tertentunya lho.

Saat itu, pada tahun 1958, chef  Hooi yang sedang menjalin hubungan romantis dengan Leong Ah Lin, seorang pelayan di restoran yang sama hendak melamar madam Leong. Akan tetapi untuk dapat menikah dengannya, chef Hooi harus mendapatkan izin dari ibu asuh madam Leong. Hal itu bukan sesuatu yang mudah karena ibu asuh madam Leong adalah seorang biarawati dengan aturan yang ketat dan melarangnya untuk berteman dengan laki-laki. Chef Hooi pun berusaha keras untuk meyakinkan calon mertuanya itu.

Saat bertemu dengan ibu asuh madam Leong, chef Hooi menyajikan sebuah hidangan yang berbentuk seperti mangkuk emas yang digunakan para biksu saat menerima sedekah makanan. Mangkuk itu diisi dengan tumisan berbagai macam sayuran seperti jamur, asparagus, wortel, rebung, lobak, dan lainnya. Tentu saja sang ibu asuh terkesan dengan hidangan itu. Jika tidak, ia tidak mungkin akan mengizinkan madam Leong menikah dengan chef Hooi.

Keranjang yang awalnya terinspirasi dari sebuah mangkuk ini terbuat dari keladi yang dihaluskan. Keladi dibentuk hingga menyerupai mangkuk atau cincin dan kemudian digoreng hingga cokelat keemasan dengan menggunakan sendok penggorengan untuk menjaga bentuknya.

Awalnya, isian dari keranjang ini hanya berupa sayur-sayuran karena ibu asuh madam Leong adalah seorang vegetarian. Namun, seiring berjalannya waktu hidangan ini semakin populer hingga muncul variasi isian tambahan lainnya, seperti ayam, udang, ikan, dan scallop. Setelah diisi dengan sayuran, Yam Basket pun disajikan di atas bihun yang digoreng dan ditabur dengan kacang mete sebagai pelengkap.

Bagian keranjang dari Yam Basket memiliki tekstur yang renyah di bagian luar, tetapi lembut di bagian dalam. Rasa yang sudah lezat ini akan sempurna ketika dipadu dengan rasa manis dan gurih dari sayuran tumis yang bermandikan saus.

Kini kamu tidak perlu jauh-jauh ke Singapura untuk mencoba Yam Basket, sebab masakan chef  Hooi yang satu ini dapat kamu temukan di restoran makanan Cina yang ada di Indonesia. Porsi besar yang hadir dalam Yam Basket sangat cocok disantap bersama keluarga, jadi pastikan kamu tidak datang sendiri sewaktu mencoba hidangan ini ya!

(Redaktur Tulisan: Naomi Adisty)

Leave a comment