Tidur Siang Sepuasnya Atau Tidur Siang Sesehatnya?

Sumber Foto: https://www.indozone.id/

Nathasya Sianipar / Meylinda Pangestika Gunawan

Pijar, Medan. Tidur siang adalah periode tidur singkat. Terkadang setelah lelah seharian beraktivitas, kebanyakan dari kita akan memilih tidur siang untuk mengembalikan tenaga yang hilang atau sekadar beristirahat.

Bagi kalian yang menyukai tidur siang, ternyata terdapat beberapa manfaat tidur siang, lho. Beberapa manfaat tersebut seperti meningkatkan daya ingat, meredakan stres, mengurangi kelelahan, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, penelitian baru yang diterbitkan dalam Jurnal Heart mengungkapkan bahwa orang yang tidur siang sebanyak satu atau dua kali memiliki risiko penyakit kardiovaskular seperti penyakit jantung dan stroke yang lebih rendah.

Dilansir dari sleepfoundation.org, orang dewasa memiliki waktu ideal 7-9 jam untuk tidur di setiap malam. Akan tetapi, bagaimana bila kita tidak mencukupi jam tersebut pada malam hari? Pada kondisi seperti ini kita dapat mencoba metode pola tidur bifasik.

Pola tidur bifasik adalah pembagian waktu tidur menjadi dua, yaitu tidur panjang pada malam hari dan tidur singkat pada siang hari. Misalkan, kita tidur hanya 6 jam di malam hari, lalu tidur siang kita dapat selama 1-1,5 jam. Bila kita tidur 7-8 jam setiap malamnya, dianjurkan untuk tidur siang maksimal 30 menit.

Tidak dianjurkan untuk tidur di bawah 6 jam setiap malamnya. Hal ini dikarenakan, tidur di bawah 6 jam setiap malam dapat membuat manusia berisiko terhadap berbagai penyakit, seperti obesitas, diabetes, penyakit jantung, sistem imun menurun, dan menurunkan sistem kognitif.

Pada dasarnya, segala hal yang berlebihan tidaklah baik, demikian pula dengan tidur siang. Sehingga, dapat dikatakan bahwa tidak semua tidur siang memiliki manfaat baik bagi tubuh. Terdapat pula beberapa jenis tidur siang yang  bisa kamu lakukan berdasarkan kuantitas dan manfaatnya untuk kesehatan tubuh kamu.

Jenis yang pertama adalah the power nap, tidur siang jenis ini hanya dilakukan selama 15 sampai 20 menit. Menurut penelitian yang dilakukan oleh seorang ahli bernama Sara Mednick, the power nap dijelaskan sebagai bagian dari tidur siang yang sangat bagus untuk meningkatkan memori atau daya ingat dengan merangsang sel serta jaringan otak. Jenis berikutnya adalah the snooze nap, yakni tidur siang yang dilakukan dengan durasi 30 menit . Jenis tidur siang ini dapat membantu menghilangkan rasa pusing yang kerap kita alami. Jenis tidur siang terakhir adalah the full refresher yang berlangsung selama 90 menit. Penelitian menunjukkan bahwa bangun tidur setelah 90 menit tidur bisa memberikan manfaat kognitif dan juga rasa segar yang sama seperti ketika kita bangun dari tidur di pagi hari.

Tidur siang dengan pengetahuan yang benar akan membuat dampak yang positif terhadap kesehatan fisik dan psikologi kita. Tidur siang yang tidak terlalu lama dapat menciptakan lingkungan tidur yang nyaman dan merilekskan pikiran.

Kita tahu bahwa tidur siang merupakan momen yang sangat tepat untuk mengistirahatkan diri dari aktivitas yang melelahkan. Tidur siang tanpa gangguan waktu juga merupakan kepuasaan sendiri yang kita miliki. Banyak orang-orang yang lebih mengutamakan tidur siang tanpa batasan waktu. Akan tetapi, tidur yang berlebihan pada siang hari dapat menyebabkan ritme tidur pada malam hari terganggu. Tidur siang berlebihan juga dapat menyebabkan sleep inertia atau keadaan saat kita bangun tidur siang lalu merasa linglung dan uring-uringan, serta tidak produktif.

Tidur siang memang penting untuk kesehatan, tapi durasinya juga perlu diperhatikan ya, sobat Pijar. Jangan sampai berlebihan!

(Editor: Diva Vania)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *