Ku pikir diriku sedang bermimpi
Melihat dirimu tengah tersenyum kepadaku
Aku masih mengingat senyuman itu
Selangkahku.
Harus aku yang mati?
Atau kau biarkan aku dalam keadaan sungguh-sungguh sekarat?
Aku pria 3 dimensi tanpa mimpi,
Yang kukejar kenapa selalu sekadar eksistensi?
Tadi adalah malam dan nanti adalah pagi.
Berjam-jam tadi dan nanti aku tak terpejam.
Kejam.
AndaiKita merupakan buku puisi pertama yang diterbitkan Elex Media Komputindo dan diharapkan dapat diterima serta menginspirasi banyak orang. “Didalam AndaiKita, semua yang disamp
Departemen Antropologi FISIP USU menggelar acara yang bertajuk pelestarian budaya untuk mengingatkan kembali identitas budaya Indonesia itu seperti apa pada Rabu (03/05).
Kami bela kami saksikan kami serang kami lawan
Hits: 18Maya Andani Mencoba tuk membuka diri Tawarkan segala kedamaian hati Bagai ayunan gerak jemari Berfantasi dalam alunan melodi…
Isi kepalamu sesak oleh kata-kata
Hits: 4Muhammad Kurniawan Dengan tembok kami bermain Di gang sempit kami berlari Di parit kami menceburkan diri Inilah…
