Kue Gabin berasal dari kata “gabin” yang merupakan terjemahan Bahasa Belanda yaitu “Kaas” yang berarti keju. Dilansir dari laman liputan6.com, kudapan ini berasal dari orang-orang Eropa yang datang untuk memperkenalkan biskuit crackers ke wilayah Nusantara. Seiring berjalannya waktu, biskuit tersebut diadopsi dan dikembangkan oleh masyarakat Indonesia.
Lemang pertama kali diperkenalkan oleh salah satu ulama bernama Syaikh Burhanuddin asal Minangkabau yang sedang melakukan penyebaran agama Islam di Sumatera Barat. Lemang sangat diminati oleh banyak orang pada masa itu. Lalu, pedagang pun mulai membawa lemang keluar Sumatera Barat untuk dijual. Saat ini, lemang sudah tersebar di seluruh wilayah Indonesia dengan nama yang berbeda-beda.
Dilansir dari tempo.co, mochi sudah menjadi bagian dari budaya dan sejarah Jepang sejak masa prasejarah atau periode Jomon (14.000-300 SM) ketika praktik penanaman padi meluas di Jepang. Tepatnya di periode Nara pada 710-794 M, mochi mulai menyerupai makanan yang kita kenal saat ini. Selama periode Heian (794-1185 M), kudapan ini menjadi populer di kalangan bangsawan Jepang.
Cenil merupakan kuliner tradisional yang sangat terkenal di setiap daerah di Indonesia. Namun tahu tidak, sebenarnya cenil berasal dari daerah mana?
kuliner tradisional khas Banten yang bernama kue Kontol Sapi. Penamaannya yang unik memang terkadang menimbulkan kesalahpahaman bagi orang yang baru mendengarnya. Walaupun memiliki nama yang sedikit nyeleneh, ternyata kuliner ini sama sekali tidak memiliki campuran daging sapi atau kelamin sapi seperti halnya namanya.
Jongkong banyak disukai karena rasanya yang manis dan gurih. Juga teksturnya lembut sehingga memanjakan orang yang menikmatinya. Harga jongkong sendiri bisa dibilang termasuk murah berkisar Rp8.000-Rp10.000 per bungkusnya.
Getuk, makanan khas Indonesia yang citranya mulai hilang ditelan peradaban zaman. Makanan ringan berbahan dasar singkong ini merupakan jajanan pasar yang mudah ditemui di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
