Realitas para jurnalis yang tengah diwarnai oleh algoritma tantangan menjadi momentum bagi Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Medan untuk menggelar diskusi publik. Kegiatan untuk memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia ini diselenggarakan di Arteri Cofeee and Coworking Space pada pukul 14.00, Selasa (5/5/2026).
Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia menjadi momentum untuk menegaskan pentingnya kebebasan berekspresi dalam membangun demokrasi dan perdamaian. Namun, hal ini masih menjadi tantangan karena realitas di lapangan menunjukkan jurnalis masih dibayangi oleh berbagai ancaman dan kekerasan.
Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI), Rumah Literasi Ranggi (RLR), dan komunitas teater Medan Teater Tronic (MTT) mempersembahkan pementasan teater, bertajuk“Ketika Air Datang Perempuan Bertahan”. Pementasan ini digelar di Auditorium Bung Karno Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda (YPSIM), Jalan Sunggal, Kota Medan, pada Sabtu (7/3/2026).
Peringatan Hari Jurnalis Internasional pada 19 November kembali menjadi momentum untuk melihat bahwa kerja jurnalistik hari ini masih jauh dari kata aman.
Tiga bulan pertama tahun 2025, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mencatat terdapat 23 kasus teror dan serangan terhadap jurnalis. Melansir dari Tempo.co, AJI menemukan 18 kasus beragam sepanjang aksi penolakan Rancangan Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI), meliputi penganiayaan, perampasan alat kerja, dan doksing terhadap jurnalis. Situasi ini menjadi sebuah “alarm” bahaya bagi keberadaan dan kebebasan pers di Indonesia.
Jurnalis yang juga aktif sebagai aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) ini, lahir pada tanggal 7 Agustus 1965 di Jember, Jawa Timur. Pada tahun 1984—1990, ia menempuh pendidikan tinggi di Kristen Satya Wacana (Salatiga) dengan Jurusan Teknik Elektro.
Kabar Sejuk (Serikat Jurnalis untuk Keberagaman) yang merupakan para jurnalis dari berbagai media mainstream ikut turut mengadakan seminar berupa diskusi publik mengenai isu tersebut.
Lembaga Pers Mahasiswa Neraca Politeknik Negeri Medan (LPM Neraca POLMED) menyelenggarakan Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) di Lantai 5 Gedung Z Politeknik Negeri Medan sebagai acara puncak Neraca Journalism Week 2.0 pada Sabtu, (23/9/2023). Dihadiri oleh lebih dari 75 peserta, PJTD ini mengangkat tema “Menjejak Kreativitas dan Kecerdasan Berkarya dalam Dunia Jurnalistik” dengan menghadirkan dua pemateri yang kredibel di bidangnya, yakni Arifin Al Alamudi selaku jurnalis IDN Times dan Nofri Affandi selaku reporter TVOne Biro Sumatera.
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menyelenggarakan lokakarya (workshop) bertema “Digital Fundamental Tools” yang terbuka untuk para jurnalis di Medan dan Pekanbaru.
Sosok Gracia Bern Tobing menjadi pemenang dalam kategori The Next Presenter Liputan 6. Acara yang diadakan oleh salah satu media terbesar di Indonesia ini, menjadi sejarah pemilihan news anchor secara reality show perdana di Indonesia.
