Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI), Rumah Literasi Ranggi (RLR), dan komunitas teater Medan Teater Tronic (MTT) mempersembahkan pementasan teater, bertajuk“Ketika Air Datang Perempuan Bertahan”. Pementasan ini digelar di Auditorium Bung Karno Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda (YPSIM), Jalan Sunggal, Kota Medan, pada Sabtu (7/3/2026).
Peringatan Hari Jurnalis Internasional pada 19 November kembali menjadi momentum untuk melihat bahwa kerja jurnalistik hari ini masih jauh dari kata aman.
Tiga bulan pertama tahun 2025, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mencatat terdapat 23 kasus teror dan serangan terhadap jurnalis. Melansir dari Tempo.co, AJI menemukan 18 kasus beragam sepanjang aksi penolakan Rancangan Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI), meliputi penganiayaan, perampasan alat kerja, dan doksing terhadap jurnalis. Situasi ini menjadi sebuah “alarm” bahaya bagi keberadaan dan kebebasan pers di Indonesia.
Jurnalis yang juga aktif sebagai aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) ini, lahir pada tanggal 7 Agustus 1965 di Jember, Jawa Timur. Pada tahun 1984—1990, ia menempuh pendidikan tinggi di Kristen Satya Wacana (Salatiga) dengan Jurusan Teknik Elektro.
Kabar Sejuk (Serikat Jurnalis untuk Keberagaman) yang merupakan para jurnalis dari berbagai media mainstream ikut turut mengadakan seminar berupa diskusi publik mengenai isu tersebut.
Lembaga Pers Mahasiswa Neraca Politeknik Negeri Medan (LPM Neraca POLMED) menyelenggarakan Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) di Lantai 5 Gedung Z Politeknik Negeri Medan sebagai acara puncak Neraca Journalism Week 2.0 pada Sabtu, (23/9/2023). Dihadiri oleh lebih dari 75 peserta, PJTD ini mengangkat tema “Menjejak Kreativitas dan Kecerdasan Berkarya dalam Dunia Jurnalistik” dengan menghadirkan dua pemateri yang kredibel di bidangnya, yakni Arifin Al Alamudi selaku jurnalis IDN Times dan Nofri Affandi selaku reporter TVOne Biro Sumatera.
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menyelenggarakan lokakarya (workshop) bertema “Digital Fundamental Tools” yang terbuka untuk para jurnalis di Medan dan Pekanbaru.
Sosok Gracia Bern Tobing menjadi pemenang dalam kategori The Next Presenter Liputan 6. Acara yang diadakan oleh salah satu media terbesar di Indonesia ini, menjadi sejarah pemilihan news anchor secara reality show perdana di Indonesia.
Journalist Talk 2021 persembahan Badan Penerbitan dan Pers Mahasiswa UGM kembali hadir. Dengan mengangkat tema “Independensi Media di Tangan Siapa?”, kegiatan ini bertujuan untuk membahas tuntas seputar independensi media dan jurnalis dalam dunia jurnalistik.
Beberapa orang memiliki impian menjadi seorang jurnalis. Mereka berbondong-bondong mulai menekuni cara untuk menulis, meliput, dan membawakan berita agar tersampaikan dengan jelas kepada seluruh penonton dan penikmat berita. Untuk itu, Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIKOM, turut berkontribusi dalam memberikan pengetahuan kepada khalayak dengan mengadakan Webinar Jurnalistik “Diary Komunikasi Vol.II” dengan Tema Expand Your Knowledge and Expand Your Insight on Journalistic yang dilaksanakan pada Jumat (13/8) melalui platform Zoom dan channel Youtube HUMAIK UNIKOM OFFICIAL.
Webinar ini membahas tuntas mengenai ruang lingkup kerja jurnalistik bersama Emi La Palau, Penyiar Radio PR FM dan Jurnalis BandungBergerak.id. Beliau membagikan pengalamannya selama menjadi jurnalis dan hal-hal yang kiranya dibutuhkan oleh seseorang untuk menjadi jurnalis. Emi mengatakan bahwa seorang jurnalis sangat berperan dalam perkembangan demokrasi suatu negara. “Kenapa pers sangat penting dalam sebuah negara komunikasi? Itu karena pers merupakan satu dari 4 pilar demokrasi. Eksekutif, legislatif, yudikatif, dan yang keempat adalah pers,” tutur Emi di awal.
