Di Jl. Sei Bengawan No.89, Babura Sunggal, Kec. Medan Sunggal, Kota Medan, terdapat sebuah kedai berukuran mungil dan tampak pelanggan berdatangan silih berganti. Tempat itu bernama Pizza Lumer, sebuah kedai yang mungkin tidak mencolok dari luar, tetapi menyimpan kisah perjalanan panjang dari sebuah dapur rumahan yang sederhana.
Aroma daging panggang menyeruak dari balik etalase kaca, potongan daging penuh rempah yang berputar di besi vertikal perlahan berubah kecokelatan. Di balik itu, sang penjual dengan telaten menyayat daging tipis-tipis, kemudian menggulungnya dengan roti dan sayuran segar. Sekilas, orang mungkin menyebutnya kebab. Padahal, ia adalah Shawarma.
Jika kamu mencari tempat nongkrong yang nyaman dengan harga yang terjangkau, mungkin kafe Yard and Yums ini dapat menjadi jawaban dari kebutuhan kamu. Kafe Yard and Yums terletak di Jalan Pasar Baru No.6, Titi Rantai, Kota Medan. Â Menghadirkan suasana kafe kekinian dengan tempat yang tersedia di dalam ruangan dan di luar ruangan.
Apem Bugis merupakan kuliner tradisional yang sudah turun-temurun dikenal di Indonesia, terutama di daerah Bugis dan sekitarnya, menawarkan kelezatan unik yang memadukan rasa manis, lembut, dan kenyal dalam satu gigitan. Makanan ini tidak hanya menjadi favorit sebagai camilan sehari-hari, tetapi juga sering disajikan dalam berbagai acara adat dan perayaan penting sebagai penanda nilai budaya yang melekat kuat di dalamnya.
Di tengah teriknya cuaca kota Medan dan padatnya aktivitas sehari-hari, tempat bersantai yang menawarkan varian menu segar dan manis tentu menjadi pelarian yang dicari banyak orang. Pada situasi ini, Cooler City Ice Cream hadir untuk memanjakan lidah siapa saja yang datang.
Baru-baru ini, dunia kuliner kembali diramaikan oleh sebuah tren manis yang menarik perhatian banyak orang, yaitu Mochi Donut. Siapa yang tidak kenal mochi dan donat? Dua camilan ini telah lama menjadi favorit banyak orang.
Hujan rintik-rintik seolah menari membasahi jalanan malam itu, menyisakan aroma tanah basah dan aspal dingin. Sepasang mata tertuju pada kedai dengan suasana remang, hangat, dan mengundang. Pencahayaan yang malu-malu mendukung cuaca dingin malam itu, Soember Redjeki, demikian namanya, berdiri di Jalan Gunung Pusuk Buhit No. 5, Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Sumatera Utara
Tau Kua Heci adalah perwujudan bagaimana kuliner mampu menjadi penanda percampuran budaya. Hidangan ini lahir dari akulturasi masyarakat Tionghoa dengan cita rasa lokal yang sudah akrab di lidah orang Indonesia. Walau sederhana, perpaduan bahan dan bumbu di dalamnya menyimpan kisah panjang tentang bagaimana makanan bisa menjembatani perbedaan.
Kota Medan kembali menghadirkan tempat nongkrong baru yang mencuri perhatian para pencinta suasana unik dan estetik. Namanya Gatto Cat & Antique Doll Cafe, berlokasi di Jalan Gunung Seulawah No. 22, Glugur Darat I, Medan Timur.
Bagi sebagian orang, keong sawah mungkin terdengar aneh untuk dimakan. Namun, bagi masyarakat Sunda dan beberapa daerah di Jawa Barat, keong sawah atau Tutut justru menjadi kuliner legendaris yang menggoda selera.
