Mati, satu kata yang terdiri dari perpaduan empat huruf yang akan menjadi tujuan akhir dari hidup. Banyak orang mempercayai mati tetapi lebih sering abai terhadapnya. Mati seketika menjadi suatu pilihan yang memiliki beragam varian rasa seperti halnya makanan. Mati adalah pilihan? Tentu tidak. Sepanjang bumi ini berputar pada porosnya dan mengelilingi matahari sebagai pusat tata surya, manusia tetap akan mati.
Cinta, tidak habis-habisnya mewarnai hidup manusia, karena diciptakan oleh Yang Maha Kuasa untuk memberi sedikit rasa manis dalam kehidupan. Namun tak selamanya cinta berasa manis, seperti kopi yang terasa pahit tapi akan tetap diseruput habis karena memiliki rasa nikmat tersendiri. Namun cinta itu berarti dan membawa kebahagiaan bagi mereka yang merasakan, begitu katanya.
Film Supernova – Ksatria, Puteri dan Bintang Jatuh adalah film drama Indonesia yang dirilis pada 11 Desember 2014. Bertemakan tentang romansa, psikologi, dan sains, film ini disutradarai oleh Rizal Mantovani dan diperankan oleh Herjunot Ali, Raline Shah, Paula Verhoeven, Fedi Nuril, Arifin Putra dan Hamish Daud.
Supernova menceritakan tentang Dimas (Hamish Daud) dan Reuben (Arifin Putra) dua orang mahasiswa Indonesia yang bertemu di sebuah pesta mewah di negeri Paman Sam. Keduanya berikrar bahwa suatu hari mereka akan menulis sebuah buku, sebuah cerita roman sains yang menggerakkan hati banyak orang.
Pijar, Medan. Apakah sobat Pijar tahu? Kesejukan, dingin dan, hubungan yang sangat perfeksionis merupakan beberapa garis besar makna dari warna biru. Namun, hal ini sangat berbanding terbalik dengan makna lagu yang diciptakan oleh Casey Luong yaitu “Blue”.
Jika memiliki sebuah tujuan, barulah seseorang akan pergi. Tapi bagaimana ketika tidak memiliki tujuan, seseorang tetap saja terus menyusuri? Itulah yang dituangkan Tere Liye dalam novel yang berjudul ‘Pergi’. Di dalam novel setebal 455 halaman, Tere Liye menuangkan kembali imajinasinya yang kuat, kedalam sebuah kisah untuk menemukan sebuah tujuan, diselimuti dengan kisah masa lalu.
Di era sekarang ini, menempati sebuah studio apartemen yang terdapat di kota besar untuk seorang diri bukanlah hal yang asing lagi. Tak hanya pria, wanita pun bisa hidup mandiri walaupun hanya tinggal sendirian.
Bahkan hal ini menjadi sebuah tren di negara berkembang seperti Korea Selatan. Kehadiran kunci elektronik dengan kecanggihannya menambah keyakinan seseorang untuk merasa aman saat tinggal seorang diri.
“Bestfriend” merupakan lagu keduanya setelah “Uno”. Namun, menjadi pertama di album Apricot Princess yang rilis pada 26 April 2017 silam. Mengapa harus berjudul “Bestfriend”? Apakah Alex pernah mengalami friendzone? Atau lagu ini dibuat untuk semua orang yang pernah mengalami hal tersebut?
Gempar Menggelegar! Itulah yang dirasakan mahasiswa Prof. Rhenald Kasali mata kuliah Pemasaran Internasional di buku yang berjudul “30 Paspor The Peacekeepers Journey”. Biasanya, kesasar adalah suatu pekerjaan yang tidak disengaja, namun ini luar biasa. Mereka ditugaskan untuk menyasarkan diri secara sengaja di negara orang. Tak hanya satu negara kali ini, tetapi harus dua negara ditambah membantu orang dengan tujuan merajut perdamaian.
Dunia bukanlah sedang murka, namun sedang menunjukkan imbas dari perlakuan manusia. Manusia sebagai pemeran utama dalam permasalahan dunia haruslah peduli satu sama lain. Dunia ini butuh perubahan untuk menjadi tempat yang aman bagi manusia
Berbicara tentang dunia serial pertelevisian, serial asal Korea tentu saja tidak bisa dilewatkan. Dewasa ini, serial televisi asal negeri ginseng tersebut banyak mendapat perhatian dari seluruh penikmat serial televisi di dunia. Tentu saja, Indonesia tidak pernah menjadi pengecualian untuk hal-hal seperti ini. Bahkan negara Indonesia kerap kali menjadi salah satu penyumbang penayangan terbanyak dari luar Korea.
