Laki-laki kelahiran Bangka Belitung ini juga bercerita tentang politik dengan ringan namun sukses menyindir dunia perpolitikan di Indonesia. Selain itu, buku ini juga tidak lepas dari sisi romantis yang pas. Andrea Hirata sukses menuliskan berlembar-lembar kisah cinta dua kutilang namun pembaca tidak akan merasa bosan. Kisah cinta Sobri yang tidak memandang rupa, tahta, dan harta. Hingga kisah Tara dan Tegar yang memiliki definisi setia tidak bebilang masa.
Jati Wesi adalah laki-laki berperawakan tinggi dengan kulit cokelat matang yang sedari kecil tinggal di TPA Bantar Gebang. Dengan hidung tikusnya, julukan yang diberikan kepadanya, ia sangat lihai dalam menggunakan penciumannya. Tinggal di antara gunungan sampah membuatnya mengenali berbagai macam bau yang berhiliran di hidungnya.
Tentang perjalanan hidup seorang penimba ilmu yang juga seorang mantan aktivis, seorang wanita yang dikecewakan oleh Tuhannya, dan seorang yang merasa hidup jauh dari jangkauan cahaya.
“Dari bentuk dan warnanya, strawberry itu menawan. Namun, di balik keindahannya, ia ternyata begitu rapuh” Sebaris kalimat di atas adalah ilustrasi dari buku berjudul Strawberry Generation. Hal itu melambangkan sebuah bagian dari suatu generasi yang rapuh meski terlihat indah. Ia adalah generasi milenial, istilah dan kata yang sudah tidak asing lagi kita dengar di zaman yang semakin modern ini. Istilah tersebut sering sekali dibicarakan dalam segala
Buku berjudul “Perempuan Yang Menggetarkan Surga” ini mengupas tuntas secara mendalam tentang perempuan panutan kaum wanita Muslim di antaranya seperti Maryam binti Imran, Asiyah binti Muzahim, Khadijah binti Khuwailid, dan Fatimah binti Muhammad Saw yang patut kita contoh perilakunya.
Sunyi, cerita pertama adalah benar-benar tentang sebuah kesunyian. Terlahir dengan roman wajah asli timur tapi kebarat-baratan, justru Sunyi tidak berbangga hati. Ia justru menutupi semua ini. Bola matanya yang biru harus tersembunyi di balik lensa kontak berwarna coklat. Sunyi benar-benar hidup dalam sebuah kesunyian. Ia sama sekali tak menyukai hidupnya.
Semua perempuan adalah korban penipuan. Lelaki memaksakan penipuan pada perempuan, dan kemudian menghukum mereka karena telah tertipu, menindas mereka ke tingkat terbawah, dan menghukum mereka karena telah jatuh begitu rendah, mengikat mereka dalam perkawinan dan menghukum mereka dengan kerja kasar sepanjang umur mereka, atau meghantam mereka dengan penghinaan atau dengan pukulan.
Buku ini, seperti biasa ditulis dalam sudut pandang Watson sebagai pendongeng setia Holmes yang selalu menuliskan petualangan mereka –tentu dengan izin Holmes yang terkadang amat sulit didapatkan- saat menghadapi kasus. Namun, sedikit berbeda karena cerita yang ditulis beberapa
Pijar, Medan. Menjadi cantik seakan merupakan impian setiap wanita yang hidup di muka bumi ini. Standar kecantikan yang dibuat oleh masyarakat membuat sebagian besar wanita merasa dirinya tidak cantik. Alhasil, berbagai cara dilakukan mulai dari perawatan wajah alami sampai kepada hal ekstrim seperti operasi plastik dilakoni wanita demi menjadi cantik.
To All The Boys I’ve Loved Before, novel karangan Jenny Han ini menceritakan tentang kehidupan seorang gadis pemalu yang tidak berani mengungkapkan isi hatinya.
