Hits: 32
Amanda Citra Ayu
Pijar, Medan. Orang-orang sering melewatkan olahraga karena keterbatasan waktu, baik karena kesibukan kerja, tumpukan tugas kuliah, ataupun penuh dengan rutinitas rumah tangga. Namun, olahraga tetap diperlukan agar kondisi tubuh tetap sehat dan bugar. Saat ini, muncul solusi menarik berupa metode berjalan kaki sederhana ala Jepang, yang hasilnya dapat membakar kalori setara dengan berjalan 10.000 langkah.
Metode ini dikenal dengan Interval Walking, atau dijuluki “Japanese Walking”. Diciptakan oleh seorang Profesor Hiroshi Nose dari Universitas Shinshu di Jepang. Metode ini sangat sederhana, cukup meluangkan waktu selama 30 menit sehari dengan cara berjalan cepat selama tiga menit, lalu berjalan santai selama tiga menit. Keduanya dilakukan secara bergantian.
Dilansir dari healthline.com, metode Interval Walking ini dapat menurunkan risiko kematian, karena terbukti mampu meningkatkan daya tahan tubuh, memperkuat otot, dan memperbaiki kesehatan jantung.
Profesor Nose menemukan metode ini berdasarkan riset panjang yang dilakukannya sejak awal 2000-an. Ia meneliti sekitar ratusan orang Jepang berusia paruh baya hingga lansia, dengan hasil bahwa kelompok yang melakukan Interval Walking selama lima kali seminggu memiliki daya tahan yang lebih baik, tekanan darah yang lebih stabil, dan stamina yang lebih tinggi daripada kelompok yang hanya berjalan santai.
Olahraga ini dapat disebut sebagai olahraga paling realistis bagi orang-orang sibuk. Tidak perlu treadmill atau pergi ke gimnasium, kamu hanya perlu meluangkan waktu 30 menit sambil berjalan di trotoar, di taman, di koridor tempat kerja, bahkan koridor kampus kamu.
Dibandingkan dengan olahraga lain seperti jogging atau bersepeda, Interval Walking memiliki kelebihan tersendiri. Jogging efektif membakar kalori, tetapi dapat membebani lutut dan pergelangan kaki, terutama bagi mereka yang kelebihan berat badan. Bersepeda membutuhkan sepeda dan lokasi khusus, sedangkan metode Interval Walking jauh lebih praktis, tidak memerlukan peralatan, cocok untuk segala usia, dan dapat dilakukan di mana saja.
Selain manfaat fisik, latihan ini juga berdampak positif bagi kesehatan mental. Ritme yang cepat dan santai membuat tubuh rileks, mengurangi tingkat stres, dan membantu pikiran tetap fokus. Bagi pelajar, metode ini dapat bermanfaat untuk menciptakan konsentrasi belajar yang lebih baik. Bagi pekerja, metode ini membantu menjaga tingkat energi, meskipun dilanda jadwal yang padat.
Untuk mendapatkan hasil yang optimal, disarankan untuk melakukan metode ini setidaknya lima kali seminggu. Namun, efek yang baik juga sudah dapat diberikan apabila dilakukan sebanyak tiga kali seminggu. Dalam melakukan Interval Walking, konsistensi adalah hal paling penting karena manfaatnya akan terasa dalam jangka yang panjang.
Seiring dengan perkembangan teknologi, kamu juga dapat memanfaatkan aplikasi kesehatan yang dapat menghitung langkah kaki, detak jantung, bahkan jumlah kalori yang terbakar. Bagi generasi muda yang sudah terbiasa dengan perangkat digital, fitur ini dapat dimanfaatkan untuk dijadikan sebuah tren gaya hidup sehat yang baru.
Terakhir, metode Interval Walking memberikan pelajaran penting bahwa berolahraga tidak selalu soal waktu atau peralatan yang mahal. Jadi, apakah ada lagi alasan tidak sempat berolahraga karena sibuk?
(Redaktur Tulisan: Kelly Kidman Salim)

