Hits: 46

Stella Regina Christy

Pijar, Medan. Universitas Sumatera Utara (USU) bersama dengan Indonesia Youth Diplomacy (IYD) dan Kedutaan Besar Jepang di Indonesia menyelenggarakan kuliah umum bertema “Japan-Indonesia Partnership”. Acara diselenggarakan di Ruang Rapat Senat Akadmik, Gedung Rektorat USU, pada Kamis (14/11/2024).

Kuliah umum ini dibuka dengan kata sambutan oleh Arif Nuryawan selaku Sekretaris Direktorat Internasionalisasi dan Kemitraan Global USU, serta Tokanai Susumu selaku Konsul Jenderal Jepang di Medan. Kegiatan ini menghadirkan pembicara utama, H. E. Masaki Yasushi selaku Duta Besar (Dubes) Jepang di Indonesia, yang memberikan pemaparan mengenai kemitraan strategis antara Jepang dan Indonesia.

Pada sesi ini, Masaki Yasushi menyampaikan paparan yang mendalam mengenai diplomasi Jepang dalam komunitas internasional di tengah titik balik sejarah. Ia juga membahas hubungan diplomatik antara Jepang dan Indonesia yang telah berkembang pesat seiring waktu.

Ketika diwawancara mengenai tantangan besar yang dihadapi oleh hubungan bilateral Jepang dan Indonesia, H.E. Masaki Yasushi menguraikan pandangannya serta langkah-langkah yang dapat diambil untuk mengatasinya. Ia menyoroti beberapa isu utama yang dihadapi Indonesia saat ini, termasuk kesenjangan antara wilayah pedesaan dan perkotaan.

“Salah satu tantangan terbesar adalah upaya mengurangi kesenjangan hak antara wilayah pedesaan dan perkotaan, seperti yang telah disampaikan oleh Presiden Indonesia. Selain itu, meskipun Indonesia saat ini memiliki populasi yang muda, dalam waktu sekitar 10 tahun ke depan, demografi ini diperkirakan akan berubah. Pembangunan kapasitas sumber daya manusia menjadi hal yang sangat penting.”

Kemudian ia melanjutkan, “Tanpa upaya ini, pembangunan yang direncanakan mungkin tidak dapat tercapai secara optimal. Saya percaya bahwa pengalaman Jepang dalam menghadapi tantangan serupa dapat menjadi pembelajaran yang berguna bagi Indonesia, sekaligus memberikan manfaat bagi kedua negara.”

Ia juga menyoroti pentingnya kerja sama di bidang keamanan dan pertahanan di tengah situasi Asia yang tidak sepenuhnya stabil.

“Dalam hal keamanan dan pertahanan, Asia menghadapi situasi yang cukup rentan. Sayangnya, Indonesia juga berada dalam posisi yang berisiko terhadap ancaman dari negara ketiga. Oleh karena itu, kerja sama antara kedua negara sangat diperlukan untuk menghadapinya,” tambah Masaki Yasushi.

Kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan baik antara USU dengan perwakilan Jepang di Indonesia, serta sebagai proposal dari Indonesia Youth Diplomacy (IYD) Chapter Sumatera Utara. Selain Masaki Yasushi, turut pula hadir sejumlah pejabat penting lainnya, seperti Takonai Susumu sebagai Konsul Jenderal Jepang di Indonesia, Furunobu Koichi sebagai Wakil Konsul Jepang, dan Hayashida Yuichiro sebagai Sekretaris Ketiga Kedutaan Besar Jepang di Indonesia.

Kuliah umum yang dihadiri oleh sekitar 100 mahasiswa USU ini ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif. Para mahasiswa mendapat kesempatan bertanya langsung kepada H.E. Masaki Yasushi mengenai berbagai isu terkait hubungan Jepang-Indonesia.

(Redaktur Tulisan: Hana Anggie)

Leave a comment