Hits: 28
Husna Nabila Pulungan / Rita Ningsih
Pijar, Medan. Pada 26 April 2024, Program Magang dan Studi Independen Bersertifiikat (MSIB) angakatan 7 telah resmi dibuka. Program ini merupakan wujud nyata untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, utamanya dalam hal keterserapan di dunia kerja. Dilansir dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), lebih dari 478,743 mahasiswa dari 34 universitas negeri di Indonesia telah mendaftar dalam program ini.
Selain mendapatkan pengalaman kerja langsung pada industri/institusi mitra, program MSIB memberikan bimbingan dari mentor profesional dan berpengalaman. Bantuan Biaya Hidup (BBH) juga diberikan selama waktu pelaksanaan. Program ini bisa menjadi langkah awal bagi para mahasiswa menuju karier yang lebih profesional, serta meningkatkan kemungkinan perusahaan mitra terkait untuk menemukan talenta yang memenuhi standar perusahaan.
Para calon peserta MSIB diimbau sudah melakukan pendaftaran dan registrasi akun pada 26 April – 10 Juni 2024. Selanjutnya, seleksi dan penawaran (offering) mahasiswa oleh para mitra akan dimulai sejak 13 Juni – 12 Juli 2024. Pelaksanaan MSIB (onboarding) akan dilakukan pada 6 Agustus 2024.
Calon peserta diwajibkan untuk melengkapi persyaratan dokumen seperti surat rekomendasi, KTP, asuransi kesehatan, transkrip nilai, daftar riwayat hidup (curriculum vitae/ CV), dan sertifikat pengalaman organisasi yang bersifat opsional.
Untuk mengikuti program MSIB, Hasyina, salah satu mahasiswa yang mendapatkan kesempatan magang di BTPN Syariah Bantul, menyarankan calon peserta angkatan 7 untuk mempersiapkan berbagai aspek dengan matang. Termasuk administrasi, wawancara, dan adaptasi terhadap lingkungan kerja baru.
“Di dalam CV itu harus dicantumin semua pengalaman-pengalaman selama kuliah. Selain itu, utamakan divisi apa yang kalian pilih dan sesuaikan dengan isi CV yang kalian punya. Kalian harus cermat dan aktif untuk mencari peluang mitra dan memantau informasi tentang program MSIB. Terakhir, kalian harus sering meng-update segala informasi seputar MSIB atau perusahaan mitra dari berbagai platform media sosial,” jelasnya.
Yasmine Afifah yang menjalani program MSIB di PT Suri Tani Pemuka (Japfa Group) sebagai Management Officer menjelaskan beberapa kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan peserta. Menurut Yasmine, kesalahan yang terjadi terkadang terlihat sepele, tetapi sangat berdampak ke tahapan berikutnya.
“Untuk kesalahan, mungkin lebih ke sepele, ya, terhadap dokumen seperti CV, sertifikat, dan lainnya, yang disiapkannya sudah mendekati deadline jadi terburu-buru,” ujarnya.
Program MSIB merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan wawasan praktis sebelum memulai karier profesional. Para mahasiswa diharapkan dapat belajar secara langsung dan mendapat pemahaman yang lebih baik akan dunia kerja. Bagi mahasiswa yang tertarik untuk mengikuti Program MSIB, diharapkan dapat mempersiapkan diri sebaik mungkin agar peluang untuk diterima di perusahaan impian dapat terwujud.
(Redaktur Tulisan: Marcheline Darmawan)

