Hits: 6

Adelima patricya

Pijar, Medan. Sudahkah kamu menghargai dirimu sendiri selama ini? Atau seberapa sering kamu tersakiti karena perlakuan orang lain padamu? Jika kita dihadapkan dengan pertanyaan seperti ini, mungkin tidak semua dari kita dapat menjawabnya dengan penuh keyakinan. Bukanlah hal yang mudah untuk dapat memahami diri sendiri, bahkan butuh proses di dalamnya. Namun, bagaimana jika ada buku yang dapat mengajarkan kita untuk menghargai diri sendiri dan mengubah pandangan kita untuk terhindar dari rasa tersakiti?

Yoo Eun-Jung, seorang psikiater Korea, menulis sebuah buku yang berjudul Hargai Diri Sendiri dan Berhentilah Tersakiti. Masalah sehari-hari yang dialami orang-orang pada usia dua puluhan hingga tiga puluhan menjadi pusat topik dalam buku ini. Mulai dari perasaan rendah diri, pertemanan, keluarga, pasangan, hingga pekerjaan dan impian menjadi pembahasan di dalamnya.

Buku dengan 245 halaman ini membantu pembaca untuk memahami diri sendiri, meningkatkan harga diri, membangun relasi yang sehat, dan lain sebagainya. Dengan buku ini, kita diingatkan kepada hal-hal sederhana yang seringkali kita lupakan, tetapi sesungguhnya sangat penting untuk diterapkan. Seperti halnya, kesempurnaan bukanlah segalanya, bersikap egois dapat dilakukan untuk melindungi hati dari luka, segala hal melelahkan juga dapat dilewati jika kita memahami diri sendiri dengan tepat.

Pengalaman-pengalaman penulis dalam menangani berbagai pasien yang berkonsultasi kepadanya juga diceritakan dalam buku ini. Sebagai contoh, kasus rendah diri pada Sun-Young yang merupakan salah satu pasien Eun-Jung yang berkunjung ke klinik miliknya. Sun-young memiliki wajah yang cantik, tubuh tinggi, dan ramping, tetapi tidak puas dengan dirinya sendiri. Ia bahkan terus melakukan diet berlebihan sambil membandingkan dirinya dengan teman yang lebih ramping darinya.

Banyak wanita sekarang yang seperti Sun-Young, hidup dalam tekanan dan kecemasan akan diet seumur hidup. Namun, saat muncul pikiran “aku tidak bisa melakukan ini” akhirnya tekanan mental, depresi, ketidakberdayaan, dan keraguan diri muncul. Untuk menghadapi hal ini, mereka harus menyadari kekosongan dalam hati mereka, menemukan penyebabnya dan menyelesaikannya.

Tak heran jika buku ini menjadi populer karena isinya yang relatable. Selain itu, sangat cocok bagi pembaca yang ingin mencintai diri sendiri dan melepaskan diri dari toxic relation.

“Berbaik hatilah pada diri sendiri dan jangan terluka lagi. Jangan menunggu balasan kebaikan yang tak akan datang dengan bertenggang rasa pada orang yang tak mengharapkannya. Kamu layak bahagia, dicintai, dan dilindungi lebih dari yang kamu dapatkan sekarang”. Ini adalah sebuah kutipan dari buku Hargai Diri Sendiri dan Berhentilah Tersakiti yang dapat menyentuh hati para pembacanya. Eun-jung mengingatkan pembacanya bahwa diri mereka itu berharga dan jangan terluka karena perilaku orang lain.

Dalam buku ini, penulis menyampaikan pesannya dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami. Kita juga dapat menemukan sudut pandang baru dalam melihat suatu masalah. Jika kamu memerlukan penguat untuk rasa ‘lelah’-mu, ingin lebih mengenal cara untuk menghargai diri atau terhenti dari rasa tersakiti, buku ini cocok untuk kamu baca.

Ketika membaca buku ini, kamu akan dapat merasa hatimu yang menjadi lebih kuat sesuai dengan harapan sang penulis yang berharap bukunya dapat menjadi pil psikologis, seperti vitamin atau suplemen nutrisi bagi pembacanya.

(Redaktur Tulisan: Alya Amanda)

 

Leave a comment