Hits: 64
Umniyatiy Nurul Atqiya
Pijar, Medan. Lagu apa yang biasanya kamu dengarkan saat merasa sedih? Apakah kamu termasuk orang yang gemar mendengarkan lagu sedih untuk menuntaskan rasa sedih?
Memang, setiap orang memiliki cara tersendiri untuk mengekspresikan kesedihannya. Salah satunya adalah menjadikan musik atau lagu-lagu sedih sebagai pelarian atas kesedihan yang sedang dirasakan.
Salah satu genre yang sering mendapat perhatian adalah lagu-lagu galau nan melankolis yang mampu memancing perasaan sendu pada pendengarnya. Lagu-lagu dengan lirik menyedihkan atau melodi yang menyayat hati ini seolah-olah mewakili perasaan yang sedang dirasakan.
Namun, jika kita mendengarkan lagu sedih terlalu sering ternyata dapat membawa dampak emosional yang kuat dalam kehidupan sehari-hari.
Melansir dari popbela.com, mendengarkan lagu-lagu sedih secara berlebihan dapat memperburuk kontrol emosi seseorang. Meskipun pada awalnya terasa membebaskan emosi, terlalu lama terpaku dalam suasana hati yang melankolis akan memperdalam perasaan sedih dan putus asa. Hal ini mengakibatkan seseorang terjebak dalam lingkaran negatif emosi yang sulit untuk keluar.
Selanjutnya, lagu-lagu sedih dapat memicu atau memperburuk gangguan suasana hati yang ada. Terlebih bagi seseorang yang sudah menderita depresi atau kecemasan. Mendengarkan musik yang sedih dapat memperkuat atau memperpanjang kondisi tersebut sebab memicu perasaan yang tidak menyenangkan.
Mengutip dari halodoc.com, orang-orang yang mudah baper atau terlalu mudah terlarut dalam perasaan justru lebih rentan mengalami depresi. Terlebih jika sedang berada dalam suasana hati yang down.
Produktivitas dan motivasi seseorang juga dapat dipengaruhi dari seringnya mendengarkan lagu-lagu sedih. Lagu-lagu sedih cenderung mengurangi tingkat energi dan motivasi, sehingga membuat seseorang cenderung merasa malas atau kurang termotivasi untuk melakukan aktivitas sehari-hari.
Selain itu, terlalu larut dalam emosi negatif dapat menyebabkan gangguan tidur, seperti insomnia atau tidur yang tidak nyenyak. Hal ini dapat mengganggu kesehatan fisik dan mental seseorang secara keseluruhan.
Dampak-dampak negatif ini juga telah dikonfirmasi oleh dr. Nabila, seorang dokter sekaligus ahli hipnoterapi. Ia menjelaskan bahwa mendengarkan lagu sedih secara berulang dan dalam frekuensi yang sering dapat memberikan dampak atau terjadi di kehidupan nyata.
“Mulai sekarang hindari lagu galau. Jangan dengerin lagu galau, diputer berkali-kali sambil dihayati bisa berdampak atau terjadi di dunia nyata. Sugesti yang paling sederhana lewat lagu, tinggal tunggu kejadian aja di kehidupan nyata,” ungkapnya dalam konten video TikToknya.
Dirinya juga turut menghimbau para pendengar dan penikmat musik untuk menyeleksi lagu-lagu mana yang akan dipilih untuk didengarkan.
“Mulai sekarang seleksi pilih lagu ya, termasuk tontonan. Cari lagu yang happy atau bahagia biar hidupmu berwarna terus,” tuturnya.
Penting bagi kita untuk selektif dalam memilih apa yang akan kita dengarkan. Kita juga harus menyadari bahwa terlalu sering terjerat dalam lagu-lagu sedih dapat membawa dampak yang serius bagi kesehatan mental dan emosi.
Dengan mengetahui bahaya ini, semoga kita dapat memilih dengan bijak jenis musik yang kita dengarkan dan terhindar dari dampak negatif di atas, ya.
(Redaktur Tulisan: Rani Sakraloi)

