Hits: 54

Claresa Windy Thiara Br Tarigan

Pijar, Medan. Pernahkah kamu berbicara dengan diri sendiri ? Mulai dari berbicara dalam hati tanpa benar-benar mengatakannya hingga berbicara dengan diri sendiri sambil benar-benar mengatakannya dari mulut sendiri.

Monolog dengan diri sendiri seperti ini disebut dengan istilah self talk. Pengertian dari self talk adalah kegiatan berkomunikasi dengan diri sendiri.

Selain berbicara dengan orang lain sesekali kita perlu berbicara dengan diri sendiri. Karena saat melakukan self talk kita menjadi lebih jujur dengan diri sendiri dan bisa lebih mengetahui hal yang benar-benar kita rasakan tanpa perlu validasi dari orang lain.

Kita bisa kecewa, bahagia, sedih, dan marah tanpa harus memikirkan perasaan orang lain, karena saat melakukan self talk kita hanya memiliki perasaan kita sendiri untuk kita genggam.

Self talk ini bisa menjadi salah satu alternatif untuk meluapkan perasaan secara apa adanya, khususnya bagi para introvert yang takut perasaannya diketahui jelas oleh dunia. Namun, siapapun dapat melakukannya karena self talk bisa dilakukan sesederhana berbicara dalam pikiran hingga berbicara dengan diri sendiri di pantulan cermin.

Self talk sendiri memiliki manfaat positif jika dilakukan dengan cara positif. Sebaliknya, self talk juga bisa memberikan sejumlah dampak negatif jika dilakukan dengan cara maupun maksud negatif.

Bagaimana bisa demikian? Seperti berkomunikasi dengan orang lain, suatu kegiatan komunikasi tentunya akan memberikan umpan balik dan dampak yang dapat berpengaruh pada sikap maupun mental seseorang. Self talk juga demikian, jika dilakukan dengan positif seperti dengan mengucapkan kata ‘’aku bisa, aku kuat’’ maka efeknya bisa memunculkan perasaan yang lebih optimis atau percaya diri.

Namun, jika self talk dilakukan secara negatif maka hasilnya juga akan memberikan dampak yang negatif. Maksud dari self talk negatif ini ialah ketika mengucapkan kata seperti ‘’aku tidak bisa, aku pasti gagal, aku jelek’’. Dari situ bisa berakibat pada menurunnya tingkat kepercayaan diri bagi diri sendiri.

Tidak hanya diucapkan secara pribadi, seringkali kalimat yang didapatkan dari luar kepala seperti “isi kepalaku rasanya berisik sekali seperti mau meledak” yang ada di media sosial, penggalan lirik lagu, atau dari orang sekitar kita juga menjadi salah satu bentuk dampak dari self talk negatif.

Penting bagi kita untuk lebih menghargai diri sendiri. Salah satunya ialah dengan lebih sering melakukan self talk positif. Karena pada dasarnya manusia akan bergerak dari stimulus yang mereka dapatkan dalam pikiran dan alam bawah sadar. Jika pikiran dan alam bawah sadar kita sudah tersugesti akan hal-hal negatif yang kita ciptakan sendiri maka cara kita melihat dunia dan diri kita sendiri juga akan menjadi negatif.

Dengan mengembangkan kebiasaan self talk yang lebih positif dan mendukung, kita pun dapat meningkatkan rasa percaya diri, kinerja, serta kualitas hidup secara keseluruhan.

Tidak hanya itu, melalui kesadaran dan latihan yang konsisten, kita juga dapat menjadi pemandu yang lebih baik bagi diri kita sendiri dalam menghadapi berbagai situasi dalam kehidupan.

(Redaktur Tulisan: Rani Sakraloi)

Leave a comment