Hits: 68

Farrel Kresna Maruli Sibuea / Naomi Adisty Marbun

Pijar, Medan. Pada zaman ini, banyak sekali keinginan anak muda untuk menemukan tempat di mana mereka bisa mendapatkan ketenangan dan sarana bekerja jarak jauh. Maka dari itu, kafe menjadi destinasi bagi setiap orang untuk melepaskan kejenuhan pada rutinitasnya. Salah satu kafe yang dapat melepaskan kejenuhan tersebut adalah Back2Back Coffee and Space yang berlokasi di Jl. Sei Putih Baru No 19, Baburam Kec, Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara.

Kafe yang sudah ada sejak 2022 ini buka dari hari Senin – Sabtu. Jam operasional kafe ini ialah mulai pukul 08.00 – 23.00 WIB untuk hari biasa dan 08.00 – 00.00 WIB untuk malam minggu karena terdapat live music.

Back2Back memiliki area outdoor yang cukup luas dan indoor yang adem. Kenyamanan pada kafe ini menjadi faktor utama dari ramainya pengunjung.

Sesuai dengan namanya, Back2Back berasal dari filosofi pemilik kafe, yaitu Poltak yang mengatakan bahwa tempat nongkrong ini dibangun dari rumah, di mana pada saat itu berdiri sebagai satu-satunya bangunan yang menghadap ke belakang.

Selain itu, tempat nongkrong ini juga berawal dari keinginan pemilik kafe yang hendak membangun kafe sebagai wadah bagi pengunjung untuk melepaskan diri dari dunia luar sesaat dan menikmati kenyamanan diri sendiri, sehingga dapat memberikan kesan dan pesan bagi pengunjung untuk selalu berkunjung kembali.

Back2Back - www.mediapijar.com
Suasana indoor yang tenang di Back2Back.
(Fotografer: Farrel Kresna Maruli Sibuea)

Pada kafe ini, pengunjung juga disuguhkan hidangan makanan dan minuman khas Indonesia, seperti sambal matah, nasi goreng kampung dengan ikan teri, kangkong ubi, bakwan, ciren, serta minuman seperti kopi gula aren dan coconut aren.

Salted egg dan sambal matah menjadi makanan favorit pengunjung, ditambah lagi dengan nasi ramean sebagai promo. Sementara minuman favorit pengunjung adalah coffee coconut brown sugar.

Berbeda dengan kafe lainnya, pemilik kafe menyatakan bahwa Back2Back justru memiliki tingkat keramaian pengunjung pada hari biasa.

“Memang saya ingin target pasar pengunjung kafe ini adalah mahasiswa dan orang kerja, area di dalam itu seringkali digunakan untuk meeting. Apalagi pada saat waktu baru buka, itu kan gencar-gencarnya buat work from home, jadi banyak mereka datang ke sini buat kerja. Jadi, kalau dilihat dari grafiknya, pengunjung itu ramai di hari Senin sampai Jumat. Tapi juga ada beberapa pengunjung hari Sabtu pagi sudah datang,” ujarnya.

Ayi, salah satu pengunjung memberikan tanggapan bahwa Back2Back Coffee and Space menjadi rekomendasi tempat berkumpul bersama teman-teman, juga menjadi wadah untuk mengerjakan tugas dengan tenang. Selain itu, kafe ini juga menawarkan harga yang masih terjangkau bagi anak sekolah atau mahasiswa.

“Sini nyaman, dan juga harga makanan dan minumannya masih bisa terjangkau anak sekolah atau mahasiswa,” ucap Ayi.

Pemilik kafe juga menyampaikan harapan agar kafe Back2Back bisa tetap konsisten dan dapat memperluas cabang.

“Harapan saya, kafe ini tetap sustain dan ke depannya bisa bertahan lama. Mudah-mudahan juga bisa buka cabang, tapi untuk sekarang lebih mengarah gimana caranya supaya tetap bertahan aja,” ungkapnya.

 

(Redaktur Tulisan: Alya Amanda)

Leave a comment